Sunday, 24 October 2010

Kota Mekkah Menjadi Pusat Bumi, broo...!!!

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah subhanahu Tabaroka Wa Ta'ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan pada Baginda Rasulullah SAW, keluarga, sahabat, serta para pengikutnya.

Sejumlah ulama dan cendekiawan Muslim dunia menyerukan agar Waktu Mekah dipakai untuk menggantikan GMT atau Greenwich Mean Time. Para ulama dan cendekiawan Muslim berpendapat, usulan mengganti waktu Greenwich atau GMT berdasarkan sejumlah kajian ilmiah, di mana, Mekah-lah yang sebenarnya menjadi pusat bumi. Himbauan itu mencuat dalam Persoalan ini mencuat dalam konferensi bertajuk “Mekah Sebagai Pusat Bumi, antara Teori dan Praktek”. Konferensi itu sendiri diselenggarakan di ibukota Qatar, Dhoha pada Sabtu (19 April 2009). Seorang pakar Geologi berpendapat bahwa Mekah berada di titik lintang yang persis lurus dengan titik magnetik Kutub Utara, jadi tidak seperti garis lintang lainnya. Dia mengatakan bangsa Inggris menetapkan GMT untuk seluruh dunia ketika negara itu masih merupakan kekuatan kolonial yang besar.



Terkait Mekah sebagai pusat bumi, DR. Zaglul Najjar, dosen ilmu bumi di Wales University di Inggris mengatakan hal itu memang benar berdasarkan penelitian saintifik yang dilakukan oleh DR. Husain Kamaluddin bahwa ternyata Mekah al-Mukarramah memang menjadi titik pusat bumi. Hasil penelitian itu dipublikasikan oleh The Egyptian Scholars of The Sun and Space Research Center yang berpusat di Kairo itu. Penemuan ini sekaligus menggambarkan peta dunia baru, yang dapat menunjukkan arah Mekah dari kota-kota lain di dunia. Dengan menggunakan perkiraan matematik dan kaidah yang disebut “spherical triangle” Prof. Husein menyimpulkan kedudukan Mekah betul-betul berada di tengah-tengah daratan bumi. Sekaligus membuktikan bahwa bumi ini berkembang dari Mekah.

Sementara itu, ulama Dr. Syeikh Yusuf Al-Qaradawy, mengatakan, sains modern akhirnya menunjukkan bukti bahwa Mekah berada di pusat bumi yang sebenarnya, yang sekaligus merupakan bukti tentang keagungan arah Kiblat. Konperensi di Qatar itu juga membahas temuan seorang Muslim Perancis yang disebut arloji Mekah. Arloji itu dilaporkan berputar berlawanan dengan arah jarum jam –yang biasanya berputar ke kanan– dan juga bisa menunjukkan arah Kiblat dari tempat manapun di dunia. Konperensi Qatar merupakan bagian dari upaya dunia Islam untuk mencari bukti-bukti mengenai sains dari kitab suci Al-Quran.Kecenderungan ini disebut Ijaz Al-Quran yang artinya adalah “keajabaiban kitab suci™”. Ide dasarnya adalah bahwa kebenaran ilmiah sudah tertera dalam Al-Quran, dan merupakan tugas para ilmuwan untuk mencari bukti yang sudah ada dalam ayat-ayatnya.

Subhanallah…

Apa yang dimaksud pusat pada tubuh Manusia ?! 
>>> Puser sebagai titik tengah tubuh atauOtak sebagai pusat kendali tubuh.
Di tengah apa? 
>>> Di tengah pusara sujudnya semua abdi

Jawaban tersebut akan sama dengan para ahli yang piawai menghitung HILAL namun mereka lupa keabsahan perhitungan hanya berlaku di Ka’bah (Mekkah Al Mukarahmah) including segala macam syari’at dan perhitungan Kalender ISLAM sedunia. Seumpama kita Hafiz Al Qur’an dan hapal ribuan Hadits namun tidak mungkin menyamai Nabi Muhammad s.a.w apalagi melebihinya…

Faktanya didalam peta bumi kita
Jika kota Makkah dijadikan pusat pemotongan area menjadi 4 bagian sama rata, maka akan kita peroleh  potongan sbb :
1. Titik potong “Bujur Barat” (400) dan “Lintang Selatan” (23,50), berupa lautan
2. Titik potong “Bujur Barat” (400) dan “Lintang Utara” (23,50), berupa lautan
3. Titik potong “Bujur Timur” (400) dan “Lintang Selatan” (23,50), berupa lautan
4. Titik potong “Bujur Timur” (400) dan “Lintang Utara” (23,50), berupa daratan

Apakah Umul kitab menceritakan 23,50 ?!
Seandainya bobot huruf hijaiyah diasumsikan 1/100 maka :
Huruf ذ : 1 buah. (0.01 x 9) := 0.09
Huruf ق : 1 buah. (0.01 x 21) := 0.21
Huruf لا : 1 buah. (0.01 x 28) := 0.28
Huruf ض : 2 buah. (0.02 ×15) := 0.30
Huruf غ : 2 buah. (0.02 x 19) :- 0.38
Huruf ط : 2 buah. (0.02 x 16) := 0.32
Huruf ص : 2 buah. (0.02 x 14) := 0.28
Huruf ت : 3 buah. (0.03 × 3) := 0.09
Huruf ك : 3 buah. (0.03 x 22) := 0.66
Huruf س : 3 buah. (0.03 x 12) := 0.36
Huruf و : 4 buah. (0.04 x 26) := 1.04
Huruf د : 4 buah. (0.04 x 8 ) := 0.32
Huruf ب : 4 buah. (0.04 x 2) := 0.08
Huruf ح : 5 buah. (0.05 x 6) := 0.30
Huruf هـ : 5 buah. (0.05 x 27) := 1.35
Huruf ع : 6 buah. (0.06 x 18) := 1.08
Huruf ر : 8 buah. (0.08 x 10) := 0.80
Huruf ن : 11 buah. (0.11 x 25) := 2.75
Huruf ي : 14 buah. (0.14 x 30) := 4.20
Huruf م : 15 buah. (0.15 x 24) := 3.60
Huruf ل : 21 buah. (0.21 x 23) := 4.83
Huruf ا : 23 buah. (0.23 x 1 ) : = 0.23
____________________________ +
Jumlah total (huruf x bobot) := 23.55

Subhanallah...

Semua ahli sejarah baik muslim maupun non muslim sepakat bahwa Rasulullah menerima Wahyu di Mekkah, Madinah dan diantara keduanya, jika demikian : Apakah Umul kitab23,50+ 0,05) LS sebagai tempat wahyu terakhir ?! , atau justru Surah Al Faatihah turun pada saat Rasulullah tepat pada koordinat tersebut ?! Wa Allahu ‘alam. Semua dikembalikan kepada para ahlinya, namun ada baiknya saya mengingat kembali beberapa ayat yang berkaitan dengan kata “Bismillah“.

1. Nabi Nuh a.s jauh sebelum Nabi Ibrahim a.s lahir.
Firman Allah SWT, Wa Qāla Arkabū Fīhā Bismillāhi Majrehā Wa Mursāhā ‘Inna Rabbī Laghafūrun Raĥīmun. insyaallah kurang lebih artinya :
Dan Nuh berkata: “Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya”. Sesungguhnya Rabbku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 11:41)

2. Nabi Ibrahim a.s jauh sebelum Nabi Sulaeman a.s lahir
Mengucapkan kata-kata : Bismillahi-kah?!

3. Nabi Sulaeman a.s
Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Al Karim Innahu min Sulaimaana wa innahu ‘Bismillaahir rahmaanir rahiimi. Yang insyaallah kurang lebih artinya :
Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi) nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang“.  ( QS 27:30)

Surat Al Faatihah secara lengkap turun kepada Nabi Muhammad s.a.w namun perlu diingat bahwa orang tua beliau adalah oleh Ab’dullah bin Abu Thalib (Abdi/hamba Allah) dan ‘Aminah (Wanita yang beriman) kedua nama orang tua tersebut didasari oleh nenek moyang mereka yang secara turun-menurun warisan dari IMAM-nya manusia yaitu Nabi Ibrahim a.s.

Masihkah ragu Mekah sebagai titik pusat bumi ??
Firman-Nya dalam Al-Qur'an Al Karim, Insyaallah kurang lebih artinya :
Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, yang iktikaf, yang rukuk dan yang sujud“. ( QS 2:125)

Catatan tambahan:

Dari Bahaz bin Hakim dari bapaknya dari kakeknya mudah-mudahan Allah meridainya, ia berkata, “Aku berkata, “Ya Rasulullah. kepada siapa aku berbakti?”. Rasulullah menjawab, “Kepada ibumu“, Aku berkata. “Kemudian kepada siapa?” Jawab Rasulullah, “kepada ibumu“. Aku berkata, “Kemudian kepada siapa?” Jawab Rasulullah, “Kepada ibumu“. Aku berkata, “Kemudian kepada siapa?” Rasulullah berkata, ‘Kepada ayahmu. kemudian kepada karibmu yang paling dekat, lalu yang paling terdekat“. (H.R. Abu Daud dan Tirmizi)

Coba kita hitung :
1. Kepada ibumu = Simbol “lautan” kasih sayang didunia
2. Kepada ibumu = Simbol “lautan” kasih sayang didunia
3. Kepada ibumu = Simbol “lautan” kasih sayang didunia
4. Kepada ayahmu = Simbol kerasnya “daratan” dalam mencari rizki didunia

Sehubungan dengan ayat [QS 46:15] ini Ibnu Abbas berkata, “Barang siapa yang telah mencapai umur 40 tahun, sedangkan perbuatan baiknya belum dapat mengalahkan perbuatan jahatnya, maka hendaklah ia bersiap-siap untuk memasuki neraka”.
Beliau menegasi jika sampai batas umur 40 th, tidaklah bertaubat ??!! tanggung sendiri akibatnya.
Sekarang kita lihat sejarah perkembangan panji Islam lewat para Khulafaur Rasyidin

Coba kita hitung :
1. Abu Bakar as Sidiq = Simbol “lautan” kasih sayang dunia islam
2. Umar bin Khattab = Simbol “lautan” kasih sayang dunia islam
3. Utsman bin Affan = Simbol “lautan" kasih sayang dunia islam
4. Ali bin Abi Thalib = Simbol kerasnya “daratan“ dalam perjuangan dunia islam

Selanjutnya didalam shalatnya….
” Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. ” (QS 6:79)
Katakanlah : “Sesungguhnya shalat, ibadah, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam,” (QS 6:162)
“tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang “pertama-tama” menyerahkan diri (kepada Allah)”. (QS 6:163)
Dari Abu Hurairah : Bahwasannya Rasulullah bersabda : Sesungguhnya Imam itu tiada lain telah dijadikan menjadi ikutan kamu, Maka apabila dia takbir maka hendaklah kamu takbir pula dan apabila dia membaca hendaklah kamu berdiam diri. (Dirawikan oleh yang lima, kecuali Turnudzi. Dan berkata Muslim : Hadis ini Shohih).

Dari Ubadah bin shamit : Bahwasannya Nabi Muhammad s.a.w bersabda : Tidaklah ada sholatFaatihatul  kitab. ( dirawikan oleh Jamaah). bagi siapa saja yang tidak membaca

Dari Abu qatadah : Bahwasannya Nabi Muhammad s.a.w adalah beliau tiap-tiap rakaatFaatihatul Kitab (HR Bukhary). membaca

*** Dapat disimpulkan bahwa Umul Kitab (Surah Al Faatihah) sudah diwahyukan kepada  Nabi Ibrahim a.s Warisan yang lain imamnya seluruh manusia adalah rumah purba (Ka’bah) di Wilayah Mekkah berbentuk hampir menyerupai “KUBUS” yang semua sudutnya sesuai dengan ARAH MATA ANGIN.
Mengapa Ka’bah hampir menyerupai “kubus” dari pada bentuk “bola” ?! (Insya Allah jawabannya terdapat juga dalam Al Faatihah).

Pusat Pergerakan Lempeng Bumi

Bismillahirrahmanirrahim
QS. Al Baqarah 2-4.
“Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa. (Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka. Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat”.
Ali- Imron ayat 190:
: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,”
surat Adz-Dzaariyaat ayat 48:
“Dan bumi itu Kami hamparkan, maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami)”
Sebenarnya daratan juga bergerak terus-menerus seperti awan, tetapi pergerakannya berbeda dengan pergerakan awan yang dapat dilihat secara kasat mata. Pergerakan daratan ini mendorong terbentuknya pecahan daratan menjadi benua dan pegunungan, hal ini sesuai dengan kandungan surat An-naml ayat 88:
Artinya: “Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

Teori Tektonik Lempeng

Teori lempeng tektonik adalah teori geologi yang menjelaskan gerakan skala besar dari permukaan bumi. Kerak bumi bagian luar dikatakan terbentuk dari dua lapisan, litosfera dan astenosfera. Litosfera yang berasal dari kerak paling luar dan paling atas ini terpecah menjadi tujuh lempeng besar dan beberapa lempeng kecil. Semua lempengan ini mengapung di atas astenosfera dan saling bergerak satu sama lain (www.lasonearth.wordpress.com

Lempeng dan pergerakannya

Menurut teori ini kerakbumi (lithosfer) dapat diterangkan ibarat suatu rakit yang sangat kuat dan relatif dingin yang mengapung di atas mantel astenosfer yang liat dan sangat panas, atau bisa juga disamakan dengan pulau es yang mengapung di atas air laut. Ada dua jenis kerak bumi yakni kerak samudera yang tersusun oleh batuan bersifat basa dan sangat basa, yang dijumpai di samudera sangat dalam, dan kerak benua tersusun oleh batuan asam dan lebih tebal dari kerak samudera. Kerak bumi menutupi seluruh permukaan bumi, namun akibat adanya aliran panas yang mengalir di dalam astenofer menyebabkan kerakbumi ini pecah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil yang disebut lempeng kerakbumi. Dengan demikian lempeng dapat terdiri dari kerak benua, kerak samudera atau keduanya. Arus konvensi tersebut merupakan sumber kekuatan utama yang menyebabkan terjadinya pergerakan lempeng (www.lasonearth.wordpress.com).

Proses Terbentuknya Daratan

Mekah berkemungkinan besar sebagai engsel lempeng di tengah superkontinen (gabungan semua benua dunia).
Alfred Wagener, meteorologist Bangsa Jerman, penggagas awal Teori Kontinental Drift ini nyatakan bahwa benua-benua bergerak di bawa oleh arus. Semua benua-benua pernah menjadi satu, sebagai superkontinen, yang disebut Pangaea (Pangea, semua darat, bhs. Latin). Pangea terjadi pada 200 Ma “Million annum” (juta tahun) lalu. Prediksi umur itu dengan simpangan amat kecil (7 Ma) dari batas akhir penggabungan semua benua, yakni 277 – 207 Ma. Ide ini di perbaiki oleh Carey pada tahun 1945 dan Diet & Holden pada tahun 1970 disebutkan, ternyata sebagi pusat hemisphere Pangea selalu berada di Timur Tengah, dan berturut-turut di lokasikan di sekitar kota Aswan, Riyad, dan Laut Tethis. Dengan anggapan simpangan pengukuran sekitar 2 % (800 km) dari keliling bumi, maka terlihatlah mekah selalu masuk dalam lingkarannya (Maryanto, 2005).

Johnson, 1998, menunjukkan peta geologi permukaan AAN (Anticline of Arabian – Nubian ). Antiklin adalah struktur lapisan dengan umur sama maka lebih dangkal di tengahnya. Ini juga disebut daerah orogenesa, atau dataran tinggi, atau “shield” (tameng). Collins pada tahun 2003, menyatakan bahwa hanya ada dua superplume (arus pusar naik terkuat) di bumi, yakni Dekat Afar dan Pasifik Selatan. Afar adalah ujung selatan Laut Merah. AAN lebih mungkin sebagai yang di maksudkan “dekat Afar” itu. memperlihatkan AAN bergerak putar melingkar searah jarum jam mengelilingi suatu titik di katulistiwa M. Semua himesphere Pangea (kumpulan benua-benua, terpisah laut atau tak terpisahkan laut) bergerak berputar mengelilingi titik M. Titik ini berada di katulistiwa dan di tenggara Arab. Semakin pinggir dari himesphere Pangea, kecepatan putarnya akan semakin besar, dan terbesar 6 cm/tahun (Maryanto, 2005).

“Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur’an dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura dan penduduk (negeri- negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya, segolongan dalam surga dan segolongan (lagi) dalam neraka” (QS As-Syuraa: 7).
“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia “(QS Al-Imran: 96)

Dalam surat as-Syuraa ayat 7 disebutkan bahwa penduduk Mekah disebut sebagai ummul qura’ artinya ibu negeri. Hal ini memungkinkan bahwa Mekah merupakan tempat awal/asal penduduk bumi sehingga bisa juga sebagai tempat permulaan pergerakan lempeng bumi. Selain itu, diperkuat lagi dengan surat Al-Imran ayat 96 bahwa “bait” atau rumah yang pertama kali dibangun oleh Allah adalah Bakkah atau Mekah.
Tinjauan Ilmiah dan Bukti-Bukti Fenomena Pergerakan Bumi dan Mekah sebagai Pusat Pergerakan Lempeng Bumi
Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.

Dr Abd Al-baset Sayyid, ilmuwan Mesir (2008) menyatakan bahwa bidang magnet di Makkah adalah nol atau biasa disebut sebagai “Zero Zona”. Bidang magnet nol artinya di tempat tersebut gaya tarik magnet antar kutub selatan dan kutub utara sama. Sementara itu, di kota Greenwich yang dikenal sebagai kota nol meridian, bidang magnet di kota tersebut bernilai 8.5o. Hal ini mengakibatkan adanya perbedaan sebesar 8.5 menit antara belahan bumi selatan dan utara jika menghitung waktu dari Greenwich.

Bila melihat kenyataan di atas, telah disebutkan bahwa Mekkah memiliki nilai magnet area sebesar nol, karena terletak diantara kutub utara dan kutub selatan, sehingga kedudukan benda-benda yang ada di Mekah tidak dipengaruhi oleh gravitasi, selain itu Mekah memiliki daerah yang mengeluarkan radiasi yang tidak terukur sehingga membuat daratannnya menggantung di atas air dan di Mekkah telah ditemukan batu tertua di dunia, yaitu: hajar aswad. Hal ini membuktikan bahwa Mekkah merupakan daratan yang tua dan seperti yang telah disebutkan dalam surat Asy-Syuura ayat 7, Mekah adalah Ummul Quura merupakan “induk” daratan Mekkah dan daratan di sekelilingnya.

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.

Diadaptasi dari :

http://haniifa.wordpress.com

20 comments :

  1. Menarik.
    Langsung saja, mungkin anda sudah pernah baca ini:
    http://bayumas3.blogspot.com/2010/08/dapatkah-mecca-mean-time-menggantikan.html

    Butuh kritik/saran?

    ReplyDelete
  2. Baca yg ini juga ya,,, ^^

    http://www.faktailmiah.com/2010/07/02/pusat-bumi.html

    http://wirajhana-eka.blogspot.com/2010/08/mekkah-atau-tetap-aja-greenwich-untuk.html

    ReplyDelete
  3. Maas! saya sudah bertamu ke rumah anda, andanya malah ga menyapa..
    sepertinya anda sibukan di blog ngarayana deh!

    ReplyDelete
  4. Assalamu'alaikum

    @ sutha
    maaf, beribu2 maaf. Akses internet sy terbatas, jawab ini aja pake ponsel. Kritikan ? Jangan dulu, atut. Kalo saran ? Tentu itu sy harapkan, kawan.Terimakasih kunjungannya lho bro.

    @ ilyasafsoh
    Terimakasih suportnya, btw kasih tips dunk biar tampilan blog ini tampil guanteng.

    @ witschen herwitz
    makasih linknya, akan segera sy pelajari deh.

    Wassalam.

    ReplyDelete
  5. putratridharma29/10/2010, 18:23

    @samaranji, saya bertamu...blognya bagus kok.

    @Herwitz

    Anda mungkin AGNOSTIK. Anda ingin membuktikan keberadaan Tuhan secara empirism

    Seberapa hebat sih indera Anda?

    Panca indera itu material, pikiran pun material. Bagaimana sesuatu yang material mampu menjangkau yang Rohani? \

    Mata kita tidak mampu melihat bintang yang jauh di sana, apa karena tidak terlihat lalu anda katakan bintang itu tidak Ada?
    Okelah, anda mungkin akan katakan sains dan teknologi bisa membuktikan sehingga Anda akan percaya kalau ada bintang.

    Sama, untuk “mengerti” Tuhan juga ada caranya: belajar dan mempraktikkan kerohanian dari orang suci (sadhu), kitab suci (sastra), dan guru suci.

    Memang ada beberapa saintis yang agnostik dan atheis, tetapi lebih banyak saintis dunia yang theistis.

    Semoga anda tidak menuhankan akal dan panca indera.
    Salam

    ReplyDelete
  6. Hayo silahkan tinggalkan komen disini, nanti akan ada hadiah bagi komentator tergokil,

    Hadiahnya apa mas? gratis baca semua tulisan blog ini!

    ReplyDelete
  7. @ putratridharma
    makasih kunjungannya broo,,, kapan2 berkunjung lg yach.

    @ sutha.
    Komentar tergokil ? Kriterianya gemana tu ?
    Wah, mas ini maunya gratis mulu...he..he..

    Maap y semua, belum bisa jadi tuan rumah yg baek. Maklum masih cupu di dunia blog. Makasih.

    ReplyDelete
  8. Kapan nulis lagi nih?
    jgn bilang kehabisan ide!

    ReplyDelete
  9. @ Putratridharma

    Aku bukan agnostik, tetapi panteis-ateistik... ^^

    Keterbatasan kemampuan indera manusia bukanlah bukti keberadaan sesuatu yg bersifat rohani. Hhmmm,,, bukankah Tuhan itu Maha Kuasa dan Maha Baik hati, mengapa hingga kini Ia tidak membuktikan atau menampakkan diri-Nya kepada manusia??? Bukankah itu berarti Tuhan sebenarnya Makhluk yg lemah dan/atau berhati dengki... ^^

    Setahu-ku, hampir semua ilmuwan itu agnostik, ateis, panteis, dan deis. Kalaupun ada yg teis, paling banyak mereka hanya mengakui Tuhan yg impersonal, bukan Tuhan personal semacam Krishna, Allah, Vishnu, Jesus, Yahweh, dsb. Btw, ilmuwan terkenal yg menyembah Tuhan personal siapa saja yaa??? Einstein penyembah Tuhannya Spinoza yg impersonal, Stephen Hawking seorang agnostik, dan Richard Dawkins adalah ateis murni... ^^

    Aku lebih bangga bertuhankan indera, pikiran, sains, dan teknologi yg terbukti benar ada; daripada bertuhankan Krishna, Jesus, Allah, roh, Sinterklas, Peri gigi, Gajah Polkadot, dsb yg tidak jelas keberadaannya.

    Sains lebih banyak menyelamatkan berbagai kehidupan daripada agama.

    Tuhan hanya bisa MENGKLAIM TANPA BUKTI sesuatu yg baik-baik adalah ciptaan-Nya, sedangkan yang buruk-buruk adalah akibat dari kesalahan manusia itu sendiri.
    .
    .
    Salam ;)

    ReplyDelete
  10. @ sutha.
    Saking banyaknya ide jadi bingung neh mau posting apa (he..he.. Sok jago y ?). Alasan sebenarnya krn keterbatasan waktu n akses internet ko mas. Maklum, cah semarang sing ndeso. BTW makasih suportnya lho mas, andalah org pertama dan hingga kini memotivasi sy bikin blog. Makasih buaanyak.

    @ witschen.
    Kagum de dng pengetahuan mas thdp sains.
    >>> kayaknya sains n teknologi perlu meng update diri terus dey agar bisa menyamai Tuhan.
    >>> sains akan mampu menyelamatkan kehidupan manusia jika "pemegang"nya bersandar pd pelukan kasih sayang agama.
    >>> "yg baik dari Tuhan, yg buruk dr keterbatasan manusia" itu hanya ungkapan tawadhu (rendah hati) seorang hamba ko broo... DIA sendira ga mengklaim getu.
    Btw, makasih y sumbangan diskusinya.

    ReplyDelete
  11. Salamun 'aikum Ya Samaranji.

    Kamu hebat juga punya blog dg isi artikel yg sip and tokcer.
    Kamu pantes jadi "juru kunci" mbah Samaranji untuk menjwab tantangan Islam masa depan.
    sekoan dulu kapan-kapan aku mampir lagi.

    xarel x

    ReplyDelete
  12. @ xarel x
    Wa'alaikum salam, makasih kunjungannya mas. Kapanpun mas boleh mampir koq, dari
    anda sy dpt belajar ttg hidup dan kehidupan. Thank's.

    ReplyDelete
  13. putratridharma02/11/2010, 15:23

    @Witschen Herwitz

    Jika ada Tuhan berhati dengki maka tugas sainstislah untuk membunuhnya.

    Coba pikir, jika anda masih perlu organisasi, masih senang utk mengajak org lain senang, masih peduli dengan orang lain, masih punya rasa kemanusiaan, masih mau menyadarkan orang bodoh utk pintar, berarti anda punya pengharapan akan masa depan. Anda masih berpikir tentang masa depan anda setelah mati. Anda masih memikirkan hidup sesudah mati. Walau tampa anda sadari.

    ReplyDelete
  14. @ Putratridharma

    Ahh,,, logika yg aneh...
    Apa seh hubungannya antara "berpikir ke depan" dengan "kehidupan setelah mati"??? Apakah karena sama-sama berhubungan dgn "masa depan" lantas kamu berkesimpulan kalau semua orang memikirkan kehidupan setelah mati???

    Ini sama saja kamu mengatakan kalau aku akan datang ke rumahmu hanya karena aku berjalan ke depan yg kebetulan searah dengan rumahmu itu...
    ANEH,,,!!!

    ReplyDelete
  15. @ witschen
    "masa depan" bukan hsnya milikku ato milikmu, dia milik semua jiwa dan Tuhan sebagai hostnya.

    ReplyDelete
  16. Xarel x

    @ Mabah Semarang (samaranji)
    Asalamu 'alaikum wr.wb.

    wah sayang brow gara-gara hujan deras jam terbesar didunia yang ada diMakkah sebagaiGMT atau Greenwich Mean Time ummat Islam, macet kemasukkan air.

    kalo yg dijadikan sebagai patpkan bisa macet, makmumnya gimana brow......?

    Brow kamu lihat di bung osamah aku kirim hadits dua tentang reingkarnasi hadits cecak. semoga komentarmu menjadikan pemahamanku tambah banyak.

    wassalamu 'alaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  17. @ xarel x

    wa'alaikum salam warohmatullah...
    Masak seh disana hujan..., dpt info dr mana tuh ?

    Udah sy tanggapi mas, di blognya mas osamah. Insyaallah sy rangkum dey mslh reinkarnasi tsb. Semoga bermanfaat.

    ReplyDelete
  18. assalamu'alaykum

    kalo pergantian hari dan pergantian bulan memakai kota bakkah, maka jika ummul qura lebaran (karena telah melihat bulan), kita juga harus lebaran.

    Selama ini kita di Indonesia, pergantian hari memakai GMT sedangkan pergantian bulan (syahru) memakai penglihatan awal bulan (qamar), jadi yang melihat qamar, esoknya lebaran, sedangkan yang belum melihat bulan, lusa baru lebaran.

    ReplyDelete
  19. @ Mas Qarrobin

    Wa'alaikumsalam warahmatullah,,,

    Makasih sharenya mas, saya juga lagi mempelajari perbedaan "metode ru'yatu hilal" dengan "metode hisab" nih, he,,he,, (komentnya bikin penasaran untuk menambah ilmu keberislaman saya). Thank's.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...