Thursday, 3 November 2011

Apa Yang Kita Rasakan Saat Meninggalkan Sholat ?

Alhamdulillah, Wash sholatu was salamu 'ala Rosulillah sholallahu 'alaihi wasallama. 

Saya ga perduli bila dikata "sok menggurui", saya gak perduli jika dibilang "sok suci", saya gak perduli jika saya dijauhi temen ketika mengingatkannya saat waktu sholat, yang saya perduli hanyalah Iman kita, Islam kita. Sejauh mana kita berusaha semaksimalkan mungkin beriman dan berislam.

Orang yang sok moralis en humanis tentu berkata, "ritual agama hanya infus dalam perilaku sosial, ketika seseorang sudah mengetahui hakikat hidup tentu ia gak butuh lagi infus dan berhak menghirup udara kebebasan". Silahkan, jika anda punya mind-set demikian. Tak ada paksaan dalam beragama, kawan. Ambil KTP-mu, jika tertulis ISLAM, mohon simak firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala :

A'udzubillahi minasy syaithoonirrojiim. Bismillahirrohmaanirrohiim 

Kurang lebih artinya : Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka[]. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya' [] (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali[].(QS An Nisa, 4 : 142)

Hahh... sebegitu menakutkan-kah untuk menjadi seorang Muslimin or Muslimah ?.  Itu tergantung perspektif kita sendiri, kawan. Ingatlah Tuhan, di manapun dalam kondisi apapun. Saat tertimpa bencana kita sering mendekati-Nya, mengapa lupa saat mendapatkan suka cita ? Kegembiraan, kebahagiaan, kesuksesan bukanlah ansich usaha kita, namun karena sentuhan Rohmaan dan Rohiim-Nya. Sudahkah kita sholat hari ini ? 

So,,, apa yang kita rasakan ketika lalai mengerjakan ibadah sholat ? 
Biasa aja... ???
Aaarghhh, parah lu...!!! 

13 comments :

  1. hmm,,, mengingat ayat di atas, perlu dilurusin lagi nii kita... tingkatkan kualitas ibadah sholat kita. mari..

    ReplyDelete
  2. Mereka bermaksud riya' [] (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali[]
    Faghfirli ya Rabb...

    ReplyDelete
  3. kata guru ngajiku, Allah tidak pernah memaksa hambanya untuk sholat, itu tergantung dari manusianya.
    yang jelas semua akan mendapatkan ganjaran yang setimpal, setiap amal perbuatan dan keburukan pasti akan ada balasannya. :)

    ReplyDelete
  4. yang jelas rasanya gelisah hehe ya Allah tapi sheno kadang masih bolong (harus jujur :p) hanya berusaha memperbaiki sedikit demi sedikit ke arah lebih baik.

    ReplyDelete
  5. Wkwkwk agak aneh mas nulis tulisan serius, inget sama postingan tuyul hahaha~ tapi tetep yaaa akhirnya,

    "So,,, apa yang kita rasakan ketika lalai mengerjakan ibadah sholat ?
    Biasa aja... ???
    Aaarghhh, parah lu...!!! "

    Hahahaha~

    ReplyDelete
  6. singgahi kawan selalu... Keep praying..

    ReplyDelete
  7. Nabi Muhammad membolehkan bagi yang terbiasa bangun siang untuk melaksanakan solat subuhnya sesudah terbitnya matahari! Bahkan ketika memang sedang ngantuk, lebih baik tidur dulu daripada salat. Takutnya malah bacaannya ngaco, sama halnya dilarang salat ketika mabuk. Ketika saya melontarkan pendapat ini, jelas sekali banyak yang mengatakan bahwa saya aneh, seperti yang tidak tahu usul fiqh. padahal, memang benar bahwa bagaimanapun salat tepat waktu itu bagus dan diutamakan, namun kita ini kan namanya juga manusia, sedangkan iman itu fluktuatif juga, jadi aneh sekali kalau ada yang bilang Islam itu kaku. wa allaahu a'lam. tidaklah kafir seseorang yang meninggalkan salat, selama ia masih meyakini bahwa itu kewajiban, hanya saja jelas ia berdosa besar sekali.

    ReplyDelete
  8. @ Yahya : Betul @kang, yuk tingkatin kualitas sholat kita... tapi inget loh, jangan nunggu berkualitas baru mau sholat. Determinasi khusyu' dan ikhlas sangat2 sulit buat saya. OK, keep praying.
    ==================

    @ Mis U : Sesuai ayat di atas ada 3 etape godaan ketika hendak melaksanakan sholat, (1) malas, jika lolos maka godaannya (2) riya'/ pamer, jika lolos lagi godaannya (3) sedikit berdzikir... Sungguh jelas bukan ayat tersebut.
    ==================

    @ Airyz : Guru ngajimu suruh baca Al Qur'an lagiii !!!. Tapi semua terserah padamu, jika memaknai sebuah perintah "DIRIKAN sholat, TUNAIKAN zakat...!!!" tidak kau anggap sebagai paksaan dari Allah. Kita diperintah dosen ngerjain tugas aja mau koq, diperintah penyelenggara give away untuk ngikutin aturannya juga mau, kan ?. Jika kalimat 'amar (perintah) tidak dianggap sebuah paksaan ya terserah. Lha wong kita juga ga dipaksa untuk menjadi Islam, jadilah kafir juga ga papa. Simple kan.

    ReplyDelete
  9. @ Sheno mongskey : Kejujuranmu, membuat kami semua bercermin... begitupun saya, kawan. Kadang juga (nge)lupa,,, biasanya ashar, duhhh. Tapi insya-Allah tak qodho, koq. Berusaha lebih baik tentu itu yang diharapkan-Nya, dan Dia ga bakalan menyia-nyiakan usaha kita.
    ====================

    @ Mbak Una : Halah, kamu tuh Na. Pernyataanmu terbalik tuh, harusnya "Agak aneh mas nulis cengengesan bergaya 'tuyul' itu". Saya kan fleksibel Na' (ga usah pake mbak ah sekarang...)
    Kalo obrolannya serius, ya saya ngebayanginnya lagi diskusi sambil bawa buku2 tebel gitu sbg referensi, kalo lawannya suka cengengesan kaya kamyu yaa ngebayangin lagi ngobrol sambil makan mendoan, nyeplus lombok,,, kepedesann,,, huaahhh,,, minum es teh, abiss,,, sedotannya tak tancepin ke rambutmu... He.
    =====================

    @ Usuppriyadi
    Manusia emang tempat salah dan lupa, yang penting tidak dijadikan pembenar untuk mengabaikan kebenaran.... Thank's sharenya @Kang....

    ReplyDelete
  10. sholat itu wajib jib jib.
    kalo meninggalkan atau terlambat sholat, biasanya sih merasa bersalah bangeeeet.

    ReplyDelete
  11. wkwkwk, "ending"nya pake parah lu :p

    ReplyDelete
  12. tak jemu, singgahi kawan selalu...

    ReplyDelete
  13. @ Ndutyke : Betul,,,tul,,,tul...

    @ Dunia kecilindi : Mr. Enigma kemana ya...?

    @ Yahya : Makasih @kang. Jadi malu belum sempet silaturrahmi ke @kang.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...