Alhamdulillah segala puji bagi Allah Subhanahu Tabaroka Wa Ta'ala. Shalawat serta salam senantiasa kita haturkan atas Baginda Rasulullah SAW, sahabat, keluarga, serta para pengikutnya.
Bagi sebagian penempuh tasawuf, terkadang berdo'a dianggap sebagai sesuatu yang tabu. Berdo'a hanyalah sebuah tuntutan bahkan bisa membuat seorang hamba mendikte Sang Pencipta, Allah 'Azza Wa Jalla. Adalah benar dalam beribadah emang butuh ketulusan tanpa mengharap
pahala, inilah yg disebut beribadah
atas dasar cinta. Namun hal ini jangan lantas dijadikan pembenar untuk
meninggalkan shalat, berdo'a atau ibadah lainnya. Sebagian umat Islam mungkin sudah ada pandangan sprti ini, “sholat ga penting, yg
penting berbuat baik pd sesama dan ikhlas menjalankannya”.
Namun, sadarkah kita bahwa berdo'a adalah perintah-Nya ?, bahkan dalam
shalatpun sesungguhnya kita sedang berdo'a. Berdo’a (mengharap pada
Tuhan) bukan penghapus ketulusan, justru dng berdo’a kita dilatih
mengakui segala keterbatasan. Sejatinya,,, beribadah kepada Allah Ta'ala terlepas tulus ato terpaksa,
pandanglah itu sbg pelatihan utk mencintai-Nya, bila kecintaan pada Sang Pencipta udah tertanam maka kecintaan pd makhluq akan tumbuh dng sendirinya.