Tuesday, 6 March 2012

Blogger Semusim? Oh Tiidaaak!

Bukan Blogger Semusim, wow tiga kata sakti yang mampu memotivasi kita untuk berkata tidak pada blogger musiman, angin-anginan, kumat-kumatan, atau apalah namanya. Apakah kita termasuk di dalamnya?, apakah kita termasuk blogger kumat-kumatan itu?. Baiklah, mari kita coba untuk mengurai beberapa kendalanya, ini hanya menurut saya dan tentu saya sangat berterimakasih jika dari kawan-kawan yang nantinya memberi kritikan dan solusinya di kolom komentar.

Agar kita bukan blogger semusim ada baiknya kita mengetahui beberapa kendalanya :

Kendala 1 : Kehilangan Motivasi
Kita bisa melakukan tajddiidu niyat (memperbarui niyat) kembali. Khususnya bagi kita seorang muslimin-muslimah, bukankah Al Qur'an memberikan motivasi terindah dalam melakukan segala aktivitas kita di dunia? "Inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi robbil 'alamin", bahwa sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan Semesta Alam. Dalam bahasa sederhana, Pakdhe Cholik (komandan Blogcamp) menuturkan "Ngeblog Untuk Ibadah". Jadi, mari kita meluruskan niyat ngeblog kita, bukankah ngeblog juga bagian dari aktivitas dunia?

Kendala 2 : Kehilangan Inspirasi
Kawan, mari kembali pada Al Qur'an. Ayat yang pertama turun adalah perintah membaca, iqro'!. Bacalah dengan menyebut asma Tuhan Yang Menciptakan segalanya, membaca apa saja. Membaca tidak melulu melalui buku, membaca tidak harus dari berbagai tulisan, bacalah lingkungan kita, bacalah tanda-tanda keagungan-Nya yang bertebaran di alam semesta. Bacalah!. Bukankah kita diciptakan memiliki dua mata, dua telinga, dan satu mulut, mengapa? Ini sebuah tanda bahwa kita diperintahkan untuk lebih banyak melihat, lebih banyak mendengar daripada berbicara.

Mungkin ini dulu, soalnya berburu dengan waktu yang dibatasi oleh beliau, Pakdhe Cholik sebagai shohibul kontes. So... apakah kita mau jadi blogger semusim? Oh tiidaaak!

Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Tiga Kata Bukan Blogger Semusim di BlogCamp.

19 comments :

  1. Saya telah membaca dengan seksama artikel sahabat.
    Akan segera didaftar.
    Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam KOTAK.
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Pakdhee... akhirnya ;)
      Salam sungkem dari Semarang.

      Delete
  2. Saya mau jadi blogger musim rambutan Kang, boleh ora ya hahaha...

    Yupz.. niat, kemauan untuk belajar sekaligus konsistensi untuk berkarya, saya rasa itulah yang diperlukan bagi seorang blogger

    sukses unutk pagelaran KONTAKnya Kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Kang...

      Tapi... Kang Lozz koq gak ikutan?
      ooo yo yo, durung raup tho? :P

      Delete
  3. Sukses mas Samaranji untuk kontesnya..

    salam hangat
    Revolusi Galau

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Mas... ojo galau terus tah...

      Delete
  4. wah blogger musiman yah, semoga saya nggak :D...ayo belajar jadi blogger yang selalu ada di setiap musim :D :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ho'oh,,, apalagi musim himawari, jadi berbunga bunga yah

      Delete
  5. Bloger musiman, aq yg hobi ngeblog pada saat musim award tiba saja hahaha
    smoga sukses kontesnya sob :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha... tak bilangin Afika loh...

      Delete
  6. Sip mas... kalo kehilangan inspirasi tinggal iqra' ya mas... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yo'i... hanya seekor Una loh, yang bisa membaca boneka jadi plush-storie

      Delete
  7. moga ajah ane gak jadi blogger musiman, walau terkadang sering kehilangan inspirasi..

    ReplyDelete
  8. ijin follow gan,, kalau berkenang follow balik :D

    ReplyDelete
  9. mumet cari inspirasi, iqro' aja heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hoaaa,,, akyu tambah mumet mikir PR darimyuuu jiaah :(

      Delete
  10. Replies
    1. Amin...
      begitupun dikau Dik Bro, :D
      sukses dunianya, juga akhiratnya...

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...