Monday, 23 January 2012

Hero : Absurditas Makna Pahlawan

Sangat tepat jika diberi judul "Hero", karena dalam film ini kita diajak mendefinisikan apa itu "pahlawan". Animasi yang keren dengan setting keindahan alam China, aksi laga yang dikemas menjadi koregrafi indah, alur cerita yang tidak biasa, dan ending yang memaksa kita untuk menghela nafas "Fiiuhh,,, benar2 te-o-pe be-ge-te". Tapi enggak ding jika kalian lebih suka drama2 picisan ala boy band en girlband  ^_^; V

Sutradaranya sih om Zhang Yimou, beliau menggunakan struktur yang sangat unik. Versi-versi kejadian dalam film tersebut saling bertentangan diceritakan oleh tokoh-tokoh yang berbeda, setiap bagian menggunakan skema warna yang berbeda tergantung sang narator.


Film ini bercerita tentang percobaan pembunuhan terhadap Raja Qin Shi Huang (lahir 259 SM; berkuasa 246 SM s/d meninggal 210 SM) oleh pendekar-pendekar legendaris yang ingin balas dendam karena Sang Kaisar telah menaklukkan negeri mereka. Sang Raja beralasan bahwa dengan mempersatukan Tiongkok maka rakyat Tiongkok akan mempunyai sistem tulis yang satu dan seragam. Pada akhirnya, sang Kaisar disebut sebagai Ying Zheng, yang pada 221 SM memang benar-benar mempersatukan Tiongkok dan menjadi kaisar pertamanya.

Raja Qin
Ada 3 pendekar yang paling ditakuti oleh Raja Qin (Daoming Chen) karena selalu berusaha membunuh Raja Qin, semua pasukan kerajaan tak mampu menangkap apalagi membunuh ketiga pendekar ini. Raja Qin menjanjikan hadiah besar kepada siapapun yang berhasil membunuh ketiganya. Ketiga pendekar ini menggunakan nama samaran sebagai: Sky (Donni Yen), Broken Sword (Tonny Leung), dan pendekar wanita bergelar Flying Snow (Maggie Cheung).

Fliying Snow Dan Broken Sword

Flying Snow adalah anak wanita seorang Jenderal dari kerajaan Zhao yang ditaklukan oleh Raja Qin dan sang Jenderal mati terbunuh dalam peperangan. Sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya, Flying Snow bertekad membalas dendam untuk membunuh Raja Qin. Broken Sword adalah anak yatim piatu yang ditolong oleh Flying Snow yang akhirnya saling mencintai, dan bertekad membantu Flying Snow membalas dendam kepada raja Qin.


Sky

Pendekar satunya lagi adalah Sky, seorang buronan kriminal yang juga bertekad membunuh Raja Qin karena tanah kelahirannya dinegara Zhao telah dicaplok oleh kerajaan Qin. Dia dendam kepada kerajaan Qin yang telah menjajah negerinya.

Mulanya pendekar suami-istri Broken Sword dan Flying Snow berhasil mengalahkan 5 ribu pasukan Qin dan menerobos masuk ke Istana dimana terjadi duel langsung yang seru antara Raja Qin yang menggunakan pedang melawan Broken Sword. Akhirnya Broken Sword berhasil mengalahkan Raja Qin, namun tidak jadi membunuhnya melainkan hanya memberi goresan pedangnya saja dileher sebelah kiri sang Raja. Raja Qin terkejut dan juga heran kenapa dia tak jadi dibunuh. Namun hal ini dirahasiakan oleh raja dan sayembara untuk membunuh ketiga orang yang ditakuti ini tetap berlaku.

Nameless
Muncullah seorang pendekar pedang tak bernama yang digelari sebagai "Nameless". Nameless berhasil mengalahkan dan membunuh ketiganya (Sky, Broken Sword, Fliyying Snow) dan mensita senjata2 mereka untuk dipersembahkan kepada raja, sebagai bukti bahwa ia benar2 telah membunuh ketiganya. Di hadapan Sang Raja Qin, Nameless diminta menceritakan bagaimana caranya dia bisa mengalahkan ketiganya itu. Raja Qin sangat cerdas, ia tak mudah percaya begitu saja atas pengakuan Nameless, bagaimana mungkin ke-tiga pendekar tangguh itu denga mudah dikalahkan olehnya.

Dari sinilah sebenarnya kisah itu berawal, sangat sederhana, Nameless hanya diminta Sang Raja untuk bercerita. Menghadap Raja dengan jarak 40 langkah, setiap Nameless berkisah yang membuat Sang Raja percaya, maka ia boleh maju 10 langkah, tentu dengan posisi duduk di lantai.

Kisah pertama, Nameless menceritakan bagaimana ia mengalahkan Sky. Raja sedikit percaya, maka diperbolehkannyalah Nameless untuk lebih dekat dengan raja, maju 10 langkah. Kisah kedua, Nameless menceritakan pertarungannya dengan Fliyying Snow, Raja sedikit ragu namun tetap aja memperbolehkannya untuk maju 10 langkah. Kisah ketiga, Nameless menceritakan bagaimana ia mengadu domba Broken Sword dan istrinya (Fliyying Snow) dengan menghebuskan fitnah bahwa ada perselingkuhan antara mereka dengan hadirnya orang ketiga, yaitu Moon, asisten mereka sendiri. Maka diperbolehkanlan Nameless untuk maju lagi 10 langkah.

Kini hanya 10 langkah saja jarak antara Nameless dengan Sang Raja yang duduk di singgasananya. Diantara keduanya ada deretan lilin yang apinya menari2 gelisah seolah ikut mendeteksi kegelisahan kedua manusia yang sedang berhadapan itu. Dalam benak Raja mungkin berkata, "Nih anak bener gak sih ceritanya, masak Broken Sword dan Flyying Snow yang termasyur sebagai sepasang pendekar harmonis dan bijaksana bisa dikelabui dengan fitnah perselingkuhan ?". Kecerdasan Raja Qin menganalisa membuahkan hasil, tapi terlambat bagi raja untuk menyadarinya karena Nameless sudah berhadapan dalam hanya 10 langkah saja dihadapan Raja Qin dan hal ini berarti kematian raja sudah dipastikan.

Sang raja pasrah, melemparkan pedangnya sendiri kepada Nameless agar segera membunuh dirinya. Kemudian raja membelakangi Nameless menunggu tusukan pedang untuk akhiri kehidupannya. Tapi Nameless tidak menusuknya dengan ujung pedang melainkan dengan gagang pedang. Pedang jatuh kelantai dan Nameless berkata bahwa tugasnya membunuh raja telah selesai karena memang Raja Qin pantas untuk menjadi pemimpin untuk mempersatukan seluruh bangsa2 di Cina dan ia bersedia mengorbankan diri untuk hal itu, karena hanya dua kata yang mengubah niat Nameless untuk membunuh raja, dia menyadari kebenaran kata2 Broken Sword kenapa tak boleh membunuh Raja Qin demi "Our Land". Akhirnya Nameless dihukum mati dipanah oleh ribuan pengawal raja untuk kemudian dikuburkan sebagai pahlawan.

Sky, Broken Sword dan Flyiing Snow adalah pendekar2 bijaksana, yang mengalahkan kepentingan dan dendam pribadinya demi persatuan bersama. Nameless yang awalnya menggebu2 untuk menghabisi Raja pun pada akhirnya harus mengakui kebenaran dari saran ke-3 pendekar hebat tersebut.

Raja sadar, bahwa mereka para pendekar itu layak disebut pahlawan. Pemberontakan yang mereka lakukan hanyalah rasa cinta mereka pada keluarga dan rakyat lokalnya, namun pada akhirnya Sang Raja harus menjalankan tugas sebagai pemersatu, maka penumpasan pada segala macam kudeta harus terus berlaku.

Entah siapa yang layak disebut pahlawan, kenyataannya masing2 tokoh hanyalah manusia biasa yang berusaha menjalankan perannya, namun tetap dengan kerendahan hati menghargai peran manusia lainnya.

Moon
Mmmphh,,, keknya ada Zhang Ziyi deh dalam film tersebut. Lalu berperan sebagai apa tuh dia ? 
Haha... Itu dia, aktris cute, cool 'n smart yang satu ini akan membuat kita berulang2 menyimak filmnya. Dialah si Moon, asisten sepasang pendekar Brokken Sword dan Flyying Snow. 
Resolusinya gak usah dikecilin ah, eman-eman.

Ambil baiknya, buang buruknya. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Laksamana Cheng Ho

10 comments :

  1. Tumben gawe riviu film mas...
    *datar gak sing iki??

    ReplyDelete
    Replies
    1. hiyo,,, datar. Ga ada "feel"nyah

      Saya dah tau modelmu, mampir kesini karena kamyu punya postingan baru toh ?... (Saya bangga loh Na, dipostingan kamyu nulis : Maaf ya teman2, aku ga bisa BW dulu) ternyata koment disini, Haha, seneng akyu seneng akyu...

      Jene meh reviu wayang kulit, judulnya "Dewi Shinta Nginjek Kacamata" :D Kalo yang nginjek Dewi Shinta, paling cuman lecet2, kalo yang nginjek Una, KRAKKK !!!

      Delete
    2. Walah, sok tauuu kowe mas...
      Aku mampir ke tempat mas juga karena apdetanmu ada di paling atasss. Lha di warnet gak penak je BW... :P

      Delete
    3. Yo wis karepmu mas...

      Delete
    4. nesu...nesuuu...
      lampiaskan kemarahanmu,,, :p

      Delete
  2. belum nonton pilm ini euy kayanya keren nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenernya pilem lamaaa, tp saya aja yg kuper nontonnya di tipi, trus cari2 donlotan gratis gituh.

      Tonton Mas, ada Zhang Yizi, loh. Kerenan dia ketimbang Vicky Zhou waktu main "So Close".

      Delete
  3. meski ceritanya datar, tapi kalo pilm cina minimal kolosal en actionnya dapet ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh ? yang datar komentnya Una tuh, Mbak... :)
      Kalo pilemnya keren koq, apalagi ada kandungan filosofinya macam Crouching Tiger Hidden Dragon (kalo yang pilem ini bikin ngantuk) :D

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...