Friday, 3 August 2012

Nabi Nuh a.s. Nenek Moyang Bangsa India, Lho!

Bismillahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillah, wash sholatu was salamu 'ala Rosulillah SAW.
Mungkin ini kesimpulan premature, namun saya tidak akan menutup kritik, saran dan masukkan ataupun sanggahan dari teman teman. Hal ini setidaknya mengobati kerinduan saya untuk memposting hal beginian... asyik sih :) Menelusuri sejarah kita, manusia, dari mana kita berasal yang pada gilirannya membantu menjawab pertanyaan, akan ke mana kita kemudian. Hehe... koq jadi serius banget eeaaa... :D. Santai saja lah, nikmati penelusuan kita berikut, semoga saja menambah wawasan dan menambah iman kita akan kebenaran Islam sebagai rahmat semesta alam.


Clue 1.
Pernah nonton film India? Pasti familiar ama kalimat ini doong. Acha... acha... acha... nehi maharaj, tungkihe watawasihe... Yapz, fonem (Istilah linguistik dalam menyebut satuan terkecil dalam sebuah bahasa untuk membedakan makna) pada huruf "e" adalah ciri khas bahasa India. Pengucapan "e" bukan kayak apel, gogel, ataupun mewek, bebek. Tapi "e" sebagaimana pada kata jahe, cabe. Fonem ini akan kita temukan dalam Al Qur'an (QS. Hud, 1:41) yang mengisahkan tentang Nabi Nuh 'alaihissalam. Dalam ayat ini ada satu kata dimana para 'ulama ahli tajwid sepakat agar kata tersebut dibaca imalah.


أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَـنِ الرَّجِيمِ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

وَقَالَ ارْكَبُوا فِيهَا بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَاوَمُرْسَاهَا ۚ إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Kurang lebih artinya.
QS Hud, 11.41. Dan Nuh berkata: "Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya". Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


Yang saya kasih warna merah bukan dibaca "majroha" tapi dibaca "majreha". Huruf ro dibaca imalah, ucapan antara fathah (a) dan kasroh (i) sehingga menjadi re. Tentu ada yang berkata, masak gitu doang lagsung di otak atik gathuk. Aneh! Okey... sekarang kia bahas pada clue ke-dua.

Clue 2.
Secara umum, Asal mula bangsa India adalah aum Dravida, penghuni lembah Shindu yang memiliki kepercayaan sendiri yaitu Sanatana Dharma/ kebenaran abadi. Setelah itu datanglah kaum pendatang, Arya sehingga terjadi akulturasi budaya dan agama. Pada gilirannya ras pendatang Arya sangat mendominasi kebudayaan dan peradaban sehingga adanya sistem kasta, dimana bangsa aseli Dravida menempati kasta terendah yaitu sudra. Namun teori "Ras Pendatang Arya" ini banyak yang menentang. Terlepas dari hal tersebut, Secqara umum Agama  mereka mengakui adanya Trimurti, 3 Dewa, yaitu Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Siwa. 


#Mmmhhh... koq jadi kemana dimana seh :( ini kan mau ngebahas Nabi Nuh a.s kan? Iya deh... Bagaimana kalo kita "tadarus" Surat Nuh dalam Al Qur'an. Dari Surat teresbut kita bisa tahu loh nama2 tuhan/ dewa2 Kaum Nabi Nuh 'alaihissalam itu. Salah satunya adalah Suwwa. Kurang lebih artinya :

QS Nuh, 71.23. Dan mereka berkata: "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula Suwwa´, yaghuts, ya´uq dan nasr".

Mirip enggak sama Siwa? #Yieee.... cocologi lagi nih :p Haha. Masih pingin baca lagi kan Clue berikutnya?. Kejedot *eh cejidot *eh cekidot... (maaf kibotnya payah, hurufnya pada ngilang semua, padahal saya kan belum hafal).

Clue 3.
Sebagai peyeimbang, ada baiknya kan kalo kita juga berpijak pada literatur Hindu sendiri. Dalam lontar Purwaka Bhumi dikisahkan tentang teori penciptaan sebagai berikut;

“Ketika semesta masih kosong awal mula yang “ADA” hanyalah Sang Hyang, hakekat pertama adalah Sang Hyang Widhi Wisesa tanpa bentuk, tanpa warna dan tanpa teman maka timbullah keinginan Beliau untuk menciptakan Dewata, yang pertama lahir seorang wanita bernama Ni Canting Kuning (Bhattari Uma), yang kedua seorang putra bernama Kursika (Bhattara Iswara) kemudian Sang Garga (Bhattana Brahma), Sang Metri (Bhattara Mahadewa), Sang Krusya (Bhattara Wisnu) dan yang terakhir adalah Sang Pretanjala (Bhattara Siwa).  

Wisnu = Wisesa Nuh (Tuhan dari Nuh)

Dalam agama Hindu, manusia pertama disebut Manu. Dalam setiap kurun Manwantara (yaitu suatu kurun zaman dalam satu kalpa) pasti ada Manu. Ada empat belas Manwantara, sehingga ada empat belas Manu. Zaman sekarang adalah Manwantara ketujuh dan diperintah oleh Manu ketujuh yang bergelar Waiwaswata Manu. Dan mungkin Nabi Nuh adalah salah satu Manu tsb.

Manu = Man Nuh (manusia Nuh)


Ngomongin tentang kisah Nabi Nuh 'alaihissalam, tentu identik dengan "Air Bah" (banjir dahsyat) dooong. Dalam Islam sendiri ada yang percaya peristiwa tersebut hanya bersifat lokal, namun ada juga yang menganggap bahwa itu banjir global. Mbah Wiki sendiri mencatat mitos2 dunia yang merekam tentang peristiwa banjir global [http://id.wikipedia.org/wiki/Air_bah_%28mitologi%29]. Dalam Mitologi Hindu kita akan mengenal Ikan Besar (Matsya) yang memberitahu Manu untuk membuat kapal.


Matsya = Masya-Allah (kaget karena takjub)

Menarik bukan? Pasti ada yang bilang ini sekedar cocologi bukan? Tapi kita perlu tahu awal perkembangan bahasa manusia. Jiwa kita ingin memahami bagaimana bahasa dikuasai dan dipergunakan dan dipergunakan oleh manusia, kita harus memisahkan sistem kognitif secara tersendiri, suatu sistem pengetahuan dan keyakinan yang berkembang sejak anak-anak, yang telah berinteraksi dengan factor-faktor lain, untuk menentukan jenis perilaku kebahasaan yang dapat kita amati. Dalam istilah linguistic, Chomsky menggunakan istilah kompetensi, yaitu yang mendasari itu tidak didasari oleh manusia. Dari konsep ini dapat dimengerti bahwa bahasa itu bukan learned¸ melainkan innate. Bahasa sudah tertanam dalam alam bawah sadar setiap kita, manusia. Tanpa mengetahu secara teknis dari bahasa bangsa lain, tekadang dari bahasa tubuh kita mampu menangkap pesannya. Saya pribadi menamakannya Bahasa Semesta. :)

Inspired :
Al Qur'an Al Kariim
http://www.parisada.org/index.php?option=com_content&task=view&id=1094&Itemid=79
http://id.wikipedia.org/wiki/Air_bah_%28mitologi%29
http://id.wikipedia.org/wiki/Mitologi_Hindu
http://id.wikipedia.org/wiki/Matsya
http://id.wikipedia.org/wiki/Manu_%28Hindu%29

Semoga bermanfa'at...
Alhamdulillah... pas Maghrib... Selamat berbuka semoga amal ibadah kita hari ini diterima Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Amin.

44 comments :

  1. Amaz... Amaz... Amazing, kang! Cocok bin gathuk. Kalo Nabi Muhammad keturunannya habib dan habibah, kalo Nabi Nuh keturunannya Amitabachan, gue [shah ruh kan] , salaman kan dll. ---> nek sing iki gak gathuk!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makaz... makaz... makazziiiih eeeaaa, Kang :D
      Mosowk ono Syakhrukan pesek?! :p haha....

      Delete
    2. Aku anake sharuh khan sing maen ning pilem My Name Is Khan! *karo ngacung

      pesek? Blogger kok pesek? Gereh pow?

      Delete
    3. Gereh pesek ono pow?
      Mbuh... tak mikir disik golek ide postingan anyar yooo, kanggo masang award darimu juga, Kang. Suwun loh :D

      Delete
  2. aca.aca saya mumete baca postingane..

    kalau nenk moyangmu sopo yo kang, jangan sampai loh Abu Jahal hahaha #guyon kang.. ojo gowo golok wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Acha... acha... Nehi nehiii... :D Hidungku pesek, Kang jadi enggak ada bau2 Arab lah... apalagi kayak Abu Jahal... wkwkkw.... asem. *ngasah piso*

      Delete
  3. Wah, nambah ilmu baru nih .... Thanks for the articles yaa ^ ^


    Mengundang sahabat blogger dalam rangka Persembahan Menulis Untuk Semua
    Giveaway Sahabat Blogger

    ReplyDelete
  4. Wah gia baru tahu.. Nice posting =) Inspired nya Lengkap buangeetttt.

    Sudah gia follow ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi... kalo mau baca postingan sy laiinnya, pasti deh kalimat itu terulang lagi... "Waaah, Gia baru tahu... Nice posting". Ayooo buruan baca postingan lainnya, Gia... :D

      Makasih eeeaaa, follownya ;)

      Delete
  5. gula miri ketumbar jahe.. :D

    pembahasannya cukup lengkap, tapi ada satu hal yang masih dibahas disini, conditional evidence, yakni barang bukti yang bersifat kondisional...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya masih banyak barang bukti lainnya. Cuman entar jadi panjang. Ini belum membahas "gen" nenek moyang manusia yang diduga berasal dari Afrika. Ras manusia sendiri saat ini dipetakan jadi 3 induk
      1. Kaukasia (putih)
      2. Mongoloid (kuning)
      3. Negroid (hitam)

      Kaukasia = Eropa
      Kaukasia + Negroid = Timur Tengah
      Kaukasia + Mongoloid = Mongolia, Rusia
      Mongoloid + Negroid = Asia TEnggara
      Kaukasia + Mongoloid + Negroid = Indian (maya-inca)

      Dan pembahasan lainnya, panjang entar.
      Makasih Mas. ;)

      Delete
    2. wow... :D

      ndak jadi dah kalo gitu.. :D

      Delete
    3. Kekek...sellow aja, Kang...
      malah senang jika ada masukan dan kritikan. :D

      Delete
  6. nggak paham om.

    aq manut aja.
    wong kamu boong we aq nggak tahu.

    :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halagh... kamu tuh pahamnya apa sih, Ngger? :p

      Delete
    2. pahamnya apa ya..
      masuk gua..
      :p

      Delete
    3. Wisss... ndang diluluske kuliahe, ndang bali Solo, ndang rabi.

      Delete
    4. rabi mbi sapi yak e..

      kenal ke cah pondok kene, tak rabine.
      sing pakanane watu tapi, mbi suket

      Delete
  7. maafin ya jarang nongol, cek email yak ;D

    ReplyDelete
  8. jiahhhhhhh
    beneran ini??/ :P :P :P

    kunjungi ea bos
    trus di folloow
    matur suwun :P
    http://tege-peace-love.blogspot.com/ :P :P

    ReplyDelete
  9. menarik.bisa jadi. somehow kita ini terkoneksi satu sama lain.toh kita sama berasal dari adam dan hawa.banjir bah ada di sbagian besar legenda bangsa2 di dunia.sapa tau mmg mengacu kesatu sumber nuh, hanya sj nafsu manusia mengubahubah sumber.makanya islam datang utk meralat smua.hehe bole dong banggain agama ndiri.sing penting ttp damai :D

    ReplyDelete
  10. Sahabat pemilik bklog ini, mohon ijin meambahkan atau memberi masukan sedikit ajah. Kala kita ikuti sejarawan muslim Ibni Athir dan Ibnu Ishaq mereka mengatakan salah seorang anak Nabi Nuh AS yaitu Ham memiliki anak yang bernama HIND dan SIND. Di ceritakan kedua anak Ham bin Nuh AS itu bermigrasi ke selatan barat. Artinya mereka berdomosili di wilayah yang sekarang disebut India. Sedangkan nama Hindu itu mungkin lho berasal dari nama Hind tinggal di tambah huruf U maka jadilah HINDU. Sungai dan orangnya disebut HINDUSTAN. Begitu juga dengan SIND menjadi SINDU. Sebagai tambnahan bahwa nama bangsa bangsa juga berasal dari cucu Nabi Nuh AS. Misdalnya Afrika dari FArik. Bulgaria dari Jurjan, China dari Shi, semuanya adalah cucu Nabi Nuh AS. Silahkan baca detailnya di buku ISLAMIC GOPLDEN PERSPECTIVE.atau ringkasannya di PENGIKATSURGA.BLOGSPOT.COM. Atau browsing lewat google tulis BAGAIMANA KETURUNAN NUH MEMENUHI BUMI.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih berkenan menambahkan. Makasih juga kunjungannya. :)

      Delete
  11. Bangsa israel Turunan nabi yakub
    bangsa arab Turunan Nabi Ismail
    Bangsa India,, eh ternyata Turunan nabi nuh!

    lah,, bangsa Indonesia Turunan sapa ya kang???
    kan kasihan,, gak ngerti moyangnya siapa... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keturunan Nabi Adam a.s.
      Pertanyaannya terbalik. Keturunan Bangsa Indonesia itu bangsa mana aja ya, kang ? :D

      Delete
  12. Berharap artikel yg berguna, tpi kajian nya asal asalan. " Pegunungan himalaya adalah pegunungan tertinggi, logikanya jika air bah saat nabi nuh mulai surut. Daratan yg pertama muncul adalah daratan di pegunungan himalaya. " Hanya sedikit logika di kepala. Bisa salah bisa benar.

    ReplyDelete
  13. Saya tidak setuju dengan teori saudara samaranji kerana anak nabi nuh ada tiga orang iaitu sam,ham dan yafitz..sam melahirkan bangsa arab dan parsi,ham bangsa afrika manakala yafitz melahirkan bangsa rusia(turk) dan eropah(viking)..orang melayu dan india juga adalah keturunan sam..saya menyokong teori bangsa aryan kerana wajah orang hindi dan gurkha berbeza dengan orang tamil..saya percaya orang hindi adalah hasil aslimasi bangsa parsi dan india kerana bahasa hindi hampir sama bunyinya dengan bahasa pushtun satu etnik dari kaum parsi

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada juga sejarawan yg bilang begini mas perkasa, india dari pencampuran dravida dan arya, dravida berkulit hitam dari Ham putra Nuh, arya dari Al-aish saudara Nabi Yaqub (keturunannya sekarang org israel) dan juga anak dari Nabi Ibrahim, Nabi Ibrahim turunannya Sam, Sam anaknya Nabi Nuh

      Delete
  14. Ya, saya juga sependapat dengan perkasa bumi, Semoga Artikel ini dapat dilengkapi dan diperbaiki lagi.. terimakasih..

    ReplyDelete
  15. saya masih tengah-tengah, surat al-imran menjelaskan bahwa al-quran membenarkan kitab-kitab sebelumnya yaitu injil, taurat, dan zabur. Dan saya juga membaca wedha dan injil juga taurat. Saya memang curiga dengan buku trilogi hasil karya Allah subhanahu wa taala ini, bahwa kesumuanya memiliki kesamaan. Namun Wedha lah yang paling sulit untuk dipahami. Dan saya menemukan sebuah firman dalam Injil, dimana ada perjanjian Allah dengan Abraham dalam kitab Kejadian 17;4 "Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau : Engkau akan menjadi Bapa sejumlah besar bangsa" itulah perjanjian Allah subhanahu wa taala dengan Ibrahim alaihi wa salam. Jadi mungkin ada baiknya apabila pengusutan ini didasarkan pada kitab suci, karena memang inilah hasil karya Allah subhanahu wa taala.
    Wassalamualaikum Warohmatullahi wa barokatuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo setahu saya dlm al quran ibrahim di jadikan imam seluruh manusia oleh Allah.dan saya rasa mengandung makna sama

      Delete
  16. Artikel itu perlu kajian ilmiah,,bukan asal nulis dan teori cucok logi,, kalaupun copaste,,sebutkan sumbernya,, dari mana dan siapa,,,

    ReplyDelete
  17. Hemmm, semua komen diatas sangat menarik dan menjadikan pembelajaran dan dari semua orang yg memberi pendapat menjadikan ilmu bagi saya... Terimakasih tak terhingga, GBU all of you. thumbs up

    ReplyDelete
  18. Donyo was do koplak,duly sblm ada internet kekoplakan TDK me raja lela,Saki Wong podo koplak koyo asu kabeh,do sailing ngapusi,danchook

    ReplyDelete
  19. ada juga sejarawan yg bilang begini mas perkasa, india dari pencampuran dravida dan arya, dravida berkulit hitam dari Ham putra Nuh, arya dari Al-aish saudara Nabi Yaqub (keturunannya sekarang org israel) dan juga anak dari Nabi Ibrahim, Nabi Ibrahim turunannya Sam, Sam anaknya Nabi Nuh

    ReplyDelete
  20. tambahan bang, sejarawan juga ada yg bilang Brahma= Nabi Ibrahim, istrinya Saraswati= Siti Sarah. Saraswati adalah dewi ilmu pengetahuan sinkron sama Siti Sarah yg cerdas

    ReplyDelete
  21. india dari nabi nuh,semua ada bukti cucok mologi. Muhammad dari mana ya...????tanpa bukti cucok mologi hanya MITOS..!!!

    ReplyDelete
  22. penjelasannya blm jelas kebenarannya, krn referensinya masih kabur dan tdk akurat.

    ReplyDelete
  23. muhammad tuh dari..orang-orang yang memuji allah di namakan MUHAMMAD. JADI mUHAMMAD BUKAN NABI ..!!! KATA KERJA HAMMAD YANG artinya memuji, bukan terpuji..!!!oarng yang memuji allah adalah muhammad dan organisasinya di sebuat muhammadiyah..!!!
    dan itu terbukti sampai sekarang tidak ada bukti arkeologi yang mendukung ( keberadaan nabi MUhammad sebagai orang/person).jadoi muhammad adalah istilah yang di pakai sekumpulan orang yang memuji allah..

    ReplyDelete
  24. jadi to all islam..OJO KEBLINGER..!!! DENGAN istilah Muhammad..!!!!
    sedangkan istilah islam adalah dari kata asslamu yang artiny DAMAI SEJAHTERA ... jadi islam bukan agama..!!! trus ajaran ini di plintir oleh umayah di jadikan doktrin untuk menguasai arab dan persia sebagai doktrin kekuasaan, di jadikan person muhammad dan agama..
    begitu awal mulanya agama islam dengan muhammad...jadi murtadlah dari ajaran ini yang menyesatkan orang menuju biadab dengan ISIS ,BOKO HARAM DAN AL QAIDAH SEBAGAI ANTHEK-ANTHENYA..SAITON..

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...