Wednesday, 30 March 2011

Teori Konspirasi,,, Ah Teori !!!

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Subhanahu Tabaroka Wa Ta'ala. Shalawat serta salam senantiasa mari kita haturkan pada junjunga kita Nabi Agung Muhammad SAW.


Bagi umat Islam yang masih percaya teori konspirasi, mari pertimbangkan kembali. Jangan sampai kita menjadi umat yang terombang ambing bagai buih di lautan. Manusia manusia yang berambisi menguasai dan mengontrol dunia tentu tergiur memanfaatkan umat Islam agar terseret dan terjerumus dalam konflik ini. 

 Mempercayai "teori konspirasi" boleh saja (kan masih teori...???). Namun jangan terlalu paranoid lah, yang terpenting adalah mempercayai dan meyakini bahwa Sang Maha Perancang Konspirasi (Allah Azza Wa Jalla) akan memberikan "sentuhan keadilan"Nya.

Definisi "Teori Konspirasi"

Teori persekongkolan atau teori konspirasi (dalam bahasa Inggris, conspiracy theory) adalah teori-teori yang berusaha menjelaskan bahwa penyebab tertinggi dari satu atau serangkaian peristiwa (pada umumnya peristiwa politik, sosial, atau sejarah) adalah suatu rahasia, dan seringkali memperdaya, direncanakan diam-diam oleh sekelompok rahasia orang-orang atau organisasi yang sangat berkuasa atau berpengaruh. Banyak teori konspirasi yang mengklaim bahwa peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah telah didominasi oleh para konspirator belakang layar yang memanipulasi kejadian-kejadian politik.

Teori ini ada di seputaran gerak dunia global dan merambah hampir kesemua ranah kehidupan manusia. Dari urusan politik sampai makanan. Bagi orang yang tidak percaya selalu menganggap semua hanya olok-olok, mengada-ada, menyia-nyiakan waktu, kurang kerjaan, dan sebagainya. Bagi para penganutnya teori itu tidak serta-merta muncul mendunia tanpa ada yang menciptakan polanya. (wikipedia)

Teori konspirasi hanyalah "bagian dari" konspirasi itu sendiri (mind control).

Salah satu harapan pembuat teori konspirasi agar semakin diyakini benar adanya, adalah supaya manusia semakin meragukan ke Maha Kuasa an Tuhan (bukankah dng meyakini kebenaran teori konspirasi yg dirancang manusia, menjadikan kita ragu dengan "sentuhan keadilan" Sang Maha Perancang Konspirasi ? yaitu Allah SWT ???. Teori konspirasi membuat manusia semakin paranoid, dan membuat tidak produktif.

Firman-Nya insyaallah kurang lebih artinya :
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia) . Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (QS Al An'am, 6 : 12).


Waspada, Namun Jangan Terpedaya..

Jika kita terlalu berlebihan dalam menyikapinya, terlalu paranoid memandang segala sesuatu yang melanda dunia, maka berhasillah strategi "mereka" agar kita benar-benar meyakini bahwa "mereka" itu hebat, "mereka" itu bisa dengan mudah mengontrol dan mengendalikan dunia (huhh,,, emang siapa mereka koq sok menandingi Tuhan ???), jika mindset demikian sudah tertanam maka umat manusia-pun pada akhirnya meragukan dan melupakan bahwa masih ada Sang Maha Pemilik Kekuatan, Sang Maha Pembalas Tipu Daya, Allah Azza Wa Jalla. Firman-Nya kurang lebih artinya :

"Dan (juga) agar hati kecil orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat cenderung kepada bisikan itu, mereka merasa senang kepadanya dan supaya mereka mengerjakan apa yang mereka (syaitan) kerjakan."(QS Al An'am, 6 : 13).

Ingatlah bahwa Hanya Allah SubhanahuTabaroka Wa Ta'ala yang Maha Mengetahui segala rahasia.

"Tidaklah mereka tahu bahwasanya Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka, dan bahwasanya Allah amat mengetahui segala yang ghaib." (QS At Taubah, 9 : 78)

Ga Perlu Paranoid
Firman Allah Ta’ala, kurang lebih artinya : 

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS Al Baqarah, 2 : 277)
>>> Mafhum mukhoafah-nya : Orang2 paranoid (khawatir dan bersedih hati) adalah orang yang... (1) tidak beriman, (2) tidak beramal saleh, (3) tidak mendirikan shalat, (4) tidak menunaikan zakat.

Pada dasarnya, saya percaya konspirasi itu ada. Namun saya tidak percaya “mereka” (para pembuat konspirasi) mampu mewujudkannya. Percayalah,,, selama kita berpegang teguh pada Al Qur’an Al Kariim dan berusaha menjadi Islam Kaffah (Islam scr keseluruhan), insyaallah Iblis dan bala tentaranya tidak dapat menjerumuskan kita.

A’udzubillahi minasy syaithonirrojiim, Bismillahirrahmaanirrahiim…

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ ادْخُلُواْ فِي السِّلْمِ كَآفَّةً وَلاَ تَتَّبِعُواْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam ISLAM KESELURUHAN, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (QS Al Baqarah, 2 :208)

So,,, mari pelajari “Ilmu Islam” lainnya yang masih buanyaaak kita abaikan, mari belajar Islam secara keseluruhan (jangan sepotong-sepotong). Tunjukkan pada dunia, bahwa Islam Rahmatan Lil ‘Alamiin. Selamat beraktifitas kembali kawan, tetaplah berkarya. Jadikan diri kita lebih berguna bagi diri sendiri, lingkungan, bangsa, negara, dan semesta. Semoga bermanfa'at.

18 comments :

  1. Ahmad Nizam Awang01/04/2011, 18:25

    Salaamun alaikum.

    Dunia ini penuh dengan KONSPIRASI JAHAT. “Mereka membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.” Surah Aali Imran : Ayat 54

    €œ”Allah tidak menurunkan ke muka bumi, sejak penciptaan Adam as hingga hari Kiamat, fitnah yang lebih besar dari fitnah Dajjal.”€ (Hadith Riwayat Thabrani , 1672)

    KONSPIRASI maknanya agar jelas ialah PAKATAN. Di mana-mana pun dalam dunia ini ada PAKATAN JAHAT / ORANG-ORANG YANG BERPAKAT membuat kejahatan. Jangan faham TEORI KONSPIRASI itu secara luaran dan betul-bendul seperti yang digembur-gemburkan itu sahaja. Maknanya LUAS tu.

    Yang menjadi masalahnya , ada golongan ta’asub yang bercakap tentang TEORI KONSPIRASI tanpa BUKTI yang kukuh. Akibat nila setitik, rosak susu sebelanga.

    Adakah jika seorang Islam itu MINUM ARAK, maka semua orang ISLAM mesti dituduh? Perkara mudah je ni untuk difaham, tetapi tetap jugak tidak faham-faham, ih ih ih ih ih.

    Jazaakallahu khoir :)

    ReplyDelete
  2. Kesimpulannya, Teori Konspirasi itu ada yang TIDAK BETUL dan ada juga yang BETUL nya. Terpulang pada masing2 untuk menilai, kena guna AKAL FIKIRAN dengan baik lah.

    Tengok NIAT masing2 itu apa, tetapi NIAT tidak menghalalkan cara.

    Selebihnya??

    http://hikmatun.wordpress.com/2011/03/24/ada-tulisan-tulisan-yang-menyalahkan-penulis-teori-konspirasi-yang-bercakap-soal-illuminati/

    ReplyDelete
  3. Orang yg bersedih tidak tentu pasal itu ialah bersedih kerana DUNIA, kerana hilang HARTA, hilang org tersayang, hilang PANGKAT dan sebagainya. Itu lah KESEDIHAN yang TIDAK BERTEMPAT dan sebenarnya adalah BISIKAN SYAITAN.

    Tetapi skrg ini kita mahu berusaha untuk melawan DAJJAL dari apa cara sekali pun. Mengapa perlu TAKUT?

    Rasulullah dulu memerintah rakyat, TEGAKKAN UNDANG2 ISLAM. BUkan Nabi duduk dalam masjid dan baca ALQuran sahaja. Kena ingat tu, kerana ISLAM ini SYUMUL / MELUAS , bukannya SEMPIT.

    Mari kita pelajari ilmu ISLAM?? Saya ada larang orang BELAJAR ILMU ISLAM ke di atas??

    Memang ilmu Islam mesti dipelajari, tetapi perlu ingat, Saidina Ali pernah berpesan, “Hendaklah kamu kenal kebaikan, dan hendaklah kamu kenal KEJAHATAN”

    Bukan KEBAIKAN sahaja yang kita perlu belajar, tetapi tentang KEJAHATAN juga kita perlu tahu. Kita perlu tahu tentang MUSUH, baru kita insyaAllah akan BERSEDIA menghadapi mereka.

    Ingat firman Allah yg bermaksud , “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum itu sehingga mereka sendiri mengubah nasib mereka….” Surah Ar-Ra’ad : Ayat 11

    ReplyDelete
  4. Tentang bersedih, memang ALlah ada sebut “LA TAHZAN” dalam AlQuran. Tetapi kita mesti tahu kenapa? Sedih kerana apa yg dilarang?? Seperti yg saya telah sebut di atas, SEDIH kerana DUNIA.

    Tetapi nabi anjurkan kita lebih banyak MENANGIS dari KETAWA. Banyak hadith yang menyebut tentangnya. Agar kita menangis kerana TAKUT kan ALLAH dan Neraka. Bukan lah bermakna TIDAK BOLEH langsung untuk BERSEDIH. Tetapi SEDIH yg sepatutnya adalah SEDIH untuk akhirat.

    Lain lah jika kamu sudah NAMPAK tempat kamu di dalam SYURGA. Tetapi nabi yang sudah nampak tempat dia dalam syurga pun masih BANYAK lagi menangis, fikir2 kan…….

    “Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis dengan banyak.” Surah at-Taubah : Ayat 82.

    Nabi sebelum wafat, baginda BERSEDIH. Baginda SEDIH dan fikirkan nasib umatnya. Adakah SEDIH baginda itu kamu mahu kata dia termasuk dalam senarai yang kamu berikan di atas, iaitu TIDAK BERIMAN?? Hati2 saudara.

    Adakalanya kita perlu juga BERSEDIH, SEDIH tengok maksiat semakin berleluasa, SEDIH dengan nasib umat Islam dan seumpamanya. Kerana mereka juga adalah SAUDARA kita.

    “Tidak beriman seorang kamu sehingga dia KASIH kepada saudaranya seperti KASIH nya kepada diri sendiri”

    Yang silapnya kita hari ini, ramai yang SEDIH apabila hilang harta, hilang kekasih, hilang kerja, hilang pangkat, itu yang masalahnya. Sedangkan hilang barang2 dunia ni hanya UJIAN KESABARAN terhadap kita. Barang2 dunia pun bukannya KEKAL sampai akhirat.

    Tentang belajar lagi. Adakah kamu kira kita hanya perlu belajar ilmu Islam semata2?? Jika begitu TIDAK PERLU belajar SEJARAH, GEOGRAFI, MATEMATIK dan sebagainya lagi, begitu??

    Pengetahuan Am juga termasuk dalam bab ilmu. Selagi kita gunakannya ke jalan yang bermanfaat dan mahu membantu agama kita.

    Yang saya ambil fakta2 dari luar berkenaan KONSPIRASI itu pun adalah FAKTA2 KAJIAN yang disahkan lagi dengan gambar2 dan video2. Yang mana macam2 ditunjukkan, kalau kamu TIDAK AMBIL berat permasalahan UMAT ISLAM sedunia hari ini, bagaimana kamu mahu bersemangat untuk mengkaji ini?? Umat Islam ramai dibunuh di luar sana, tetapi kamu masih duduk berzikir TANPA fikir hal luar dan cuba bantu saudara2 kita di luar sana??

    Jangan jadi seperti sesetengah JEMAAH, yang mementingkan FADHILAT BERAMAL semata tetapi menolak POLITIK / SIASAH. Nabi pun berPOLITIK dan MEMERINTAH RAKYAT saudara , kita mesti tahu itu.

    Saya ada ramai juga sahabat2 yang menjadi Ustaz, dan AlHafiz pun ada. Dan mereka juga berminat untuk mengetahui apa yang saya KAJI ini. Dan mereka juga faham banyak kejadian yang berlaku sekarang ini boleh disandarkan kepada Dajjal. Tetapi bagaimana jika kamu kata TIDAK PERLU TAHU hal2 sebegini??

    Lain lah jika kita ambil FALSAFAH BARAT. Itu sudah NYATA salah, kerana FALSAFAH itu termasuk dalam BAB KEROHANIAN. Imam Syafie TELAH MELARANG KERAS perbuatan itu.

    Walaupun mereka memberikan FAKTA sekali pun tentang ROHANI, tetapi mereka TIDAK FAHAM hati semua manusia, Hanya ALlah yang FAHAM hati manusia, kerana itu lah hanya UNDANG2 dari ALlah yang SESUAI untuk manusia, BUKANNYA undang2 ciptaan manusia sendiri <– Iklan sikit

    Tetapi mengambil KAJIAN SAINTIFIK dan FAKTA2 MATERIAL, sama lah seperti orang mengambil kajian saintifik ahli sains barat, dan membuktikan KEBENARAN dalam AlQuran yang ada juga menyebut tentang SAINS. Fahami baik2 wahai saudara ku …….

    Nasihat saya, KAJI dan BELAJAR lah tentang hadith2 AKHIR ZAMAN, nescaya kamu akan nampak lah kaitannya dengan ZAMAN SEKARANG. Dan saya ulangi lagi maksud ayat ALQuran di atas , “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum itu sehingga mereka sendiri mengubah nasib mereka….” Surah Ar-Ra’ad : Ayat 11

    ReplyDelete
  5. Tentang larangan KETAWA banyak itu, bukan sahaja dalam Alquran, tetapi banyak dalam HADITH2 , ini untuk menguatkan HUJJAH. Bukan masalah ambil ayat sepotong2, atau kamu ni hanya BELAJAR ISLAM dalam Internet wahai Samaranji? Boleh saya tahu ASAS PENDIDIKAN ISLAM kamu sampai ke mana?

    Abu Dzar r.a. berkata Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Andaikan kamu mengetahui sebagaimana yang aku ketahui, nescaya kamu banyak menangis dan sedikit tertawa …….”

    Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah S.a.w bersabda: “Janganlah kalian banyak ketawa, kerana banyak ketawa akan mematikan hati.” (Hadith Riwayat At-Tirmizi dan Ibn Majah)

    “Saya tidak pernah melihat Rasulullah S.a.w. ketawa terbahak-bahak hingga kelihatan tenggorok beliau, beliau biasanya hanya tersenyum.” (Imam al-Bukhari dan Muslim)

    Sufyan bin Muhammad bin Ajlan menerangkan hadis yang menerangkan: “Tiap mata akan menangis pada hari kiamat kecuali tiga iaitu:

    Mata yang pernah menangis kerana takut kepada Allah s.w.t.

    Mata yang dipejamkan dari apa yang diharamkan oleh Allah s.w.t.

    Mata yang jaga malam dalam jihad fisabilillah

    Nabi Muhammad s.a.w. bersabda mengenai firman Allah s.w.t. (Yang berbunyi): “Wa kaana tahtahu kanzullalhumma.” Dibawahnya ada lembaran mas yang tertulis lima garis iaitu:

    Saya hairan pada orang yang yakin akan mati, bagaimana ia dapat bergembira

    Saya hairan terhadap orang yang yakin adanya neraka, bagaimana ia dapat tertawa

    Saya hairan pada orang yang yakin pada takdir, bagaimana ia susah (berdukacita)

    Saya hairan pada orang yang yakin pada perubahan dunia, bagaimana ia merasa senang

    Laa ilaha illallah, Muhammad rasulullah

    ReplyDelete
  6. 1.....
    @ Ahmad Nizam Awang
    Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.

    Terimakasih atas kunjugannya bro, tak kusangka admin blog sekaliber anda berkekenan mampir ke tempat saya.

    Apa yang kamu post dalam koment di atas, saya rasa hanya mengulangi dari apa yang pernah kita bahas di [ http://hikmatun.wordpress.com/2011/03/24/ada-tulisan-tulisan-yang-menyalahkan-penulis-teori-konspirasi-yang-bercakap-soal-illuminati/ ].

    Sebelum melangkah lebih jauh, perlu saya tekankan bahwasannya sepertinya sudah ada kesalah pahaman di antara kita. Jika kamu berkenan mencermati koment awal saya, mungkin tak ada misinterpretasi seperti ini (mungkin juga kendala bahasa yang menjadikan suasana tak nyaman ini). Saya percaya masing2 kita tentu punya komitmen dalam menegakkan izzatul islam wal muslimin, hanya saja mungkin METODE KITA BERBEDA.

    ReplyDelete
  7. 2.....

    Yang jadi perhatian saya bukan masalah percaya atau tidak percaya, namun lebih pada BAGAIMANA KITA MENYIKAPI berbagai informasi berkenaan dng "teori konspirasi"
    a. Apakah harus pesimis, takut, sedih paranoid dan selalu curiga ?
    b. Apakah tetap optimis, proporsional, dan adil dalam menilai segalanya disertai sikap waspada ?

    Jika kamu mengajak untuk "menangis" (sedih) dalam rangka meningkatkan keimanan dan khauf pada Allah Ta'ala, IT'S OK !. Namun jika menangis-sedih hanya karena takut pd si Dajjal/ Iblis dan bala tentaranya NO WAY !

    @ Nizam : Yang saya ambil fakta2 dari luar berkenaan KONSPIRASI itu pun adalah FAKTA2 KAJIAN yang disahkan lagi dengan gambar2 dan video2. ....... bagaimana kamu mahu bersemangat untuk mengkaji ini?? Umat Islam ramai dibunuh di luar sana, tetapi kamu masih duduk berzikir TANPA fikir hal luar dan cuba bantu saudara2 kita di luar sana??
    >>> Lalu apa yang sudah kamu lakukan ??? Hanya duduk nulis blog yang membahas konspirasi ?

    ReplyDelete
  8. 3.....

    @ Nizam : Saya ada ramai juga sahabat2 yang menjadi Ustaz, dan AlHafiz pun ada.
    >>> Jangan hanya kenal pada beliau2 (ustadz, hufadz), namun belajar/ share juga dng beliau2.

    @ Nizam : Dan mereka juga berminat untuk mengetahui apa yang saya KAJI ini. Dan mereka juga faham banyak kejadian yang berlaku sekarang ini boleh disandarkan kepada Dajjal. Tetapi bagaimana jika kamu kata TIDAK PERLU TAHU hal2 sebegini??
    >>> Bukannya tidak perlu tahu, namun jadikan aja sekedar INFORMASI/ PENGETAHUAN, jangan jadikan sandaran.

    Kawan,,, sejujurnya sy takut ketika membaca sebuah hadits, insyaallah kurang lebih artinya
    ” Akan keluar suatu kaum akhir zaman, orang2 muda berfaham jelek. Mereka byk mengucapkan “khairil bariyah”. Iman mereka tidak melampaui kerongkongan mereka. Mereka keluar dari agama sebagaimana meluncurnya anak panah dr busurnya. Kalau berjumpa dngmu lawanlah mereka” (hadits sahih riwayat imam bukhari. Kitab fathul baari juz XV pagina 315)

    kata “lawanlah..!!!” selanjutnya dipertegas dng penjelasan,,,QS AN NAHL : 125, yg insyaallah kurang lebih artinya.

    ” Ajaklah kejalan Tuhan dengan kepintaran, pengajaran yang baik dan bertukar pikiranlah dng mereka dng cara yg sebaik2nya”.

    (sumber : i’tiqad ahlussunah wal jama’ah, k.h. Sirajuddin Abbas)

    saya takut jika sy sendiri tergolong apa yg dimaksud orang2 muda itu yg imannya tidak melampaui kerongkongan saja (na’udzubillah). Sy takut jika apa yg sy tulis seolah2 membela islam tp sy sendiri melalaikan sholat, zakat, puasa, tadarus qur’an, maupun menuntut ilmu dr sumber yg benar.

    Sayyidina Ali karomallahu wajha, pernah berkata AL HAQQU BI LAA NIDHAM YUGHOLLIBU BAATHILA BI NIDHAM, kebenaran tanpa dimanage akan mudah dikalahkan oleh kebathilan yang termanage.

    So, mari kita satukan langkah, satukan visi dan misi sehingga ghirrah (kepemilikan) dan perjuangan kita untuk ddien Islam tidak berjalan sporadis (mementingan golongannya saja).

    Keep fighting, kawan.

    ReplyDelete
  9. ass wr wb
    mari kita satukan langkah, satukan visi dan misi sehingga ghirrah (kepemilikan) dan perjuangan kita untuk ddien Islam tidak berjalan sporadis (mementingan golongannya saja).

    harapan yang tidak boleh menjadi angan2.

    ReplyDelete
  10. Salam alaikum, Makasih atas kunjungannya di blog saya, Mas..
    btw, bagaimana kalau justeru Quran sendiri yang mewartakan adanya konspirasi yang dimaksud?

    http://muxlimo.blogspot.com/2011/10/ufo-alien-satanisme-freemason-yahudi.html

    ReplyDelete
  11. @ Muxlimo : Wa'alaikum salam warohmatulloh...
    Insya-Allah ada kaitannya dengan  pembahasan ini.
    makasih kunjungannya Mas.

    ReplyDelete
  12. Masih curiga saya meracuni umat supaya benci setengah mati ke yahudi?? Jangan salah paham, berarti Mas belum baca tulisan saya. baca dulu, baru bicara :D

    bagaimana kalau justeru Quran sendiri yang mewartakan adanya konspirasi yang dimaksud?
    Jadi jawaban simpelnya apa tuh? :D

    ReplyDelete
  13. @ Muxlimo : Welkam bro...

    "masih" curiga ?
    >>> Lha emangnya sejak awal Mas Muxlim menganggap saya curiga toh, kaq ada kata "masih" nya... ;)

    membenci yahudi setengah mati ?
    >>> Loh,,, baru baca "judul" postingan itu, sudah menganggap saya melarang orang utk benci Yahudi toh ?... :(

    Al Qur'an mewartakan ttg konspirasi tsb ?
    >>> Termasuk, secara "tekstual" mewartakan Si Dajjal dan Imam Mahdi enggak ? Keknya enggak ada deh Dajjal dan Imam Mahdi tertulis namanya dalam Al Qur'an... Ngimpiii...

    Jawaban simpel ?
    Kembali pada Al Qur'an, bukan terjemahan bukan tafsiran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheheh.. setelah sekian lama.. jawaban terakhirnya masih retorika..

      Delete
    2. Hahh retorika? Enggak ah... masih banyak koq ummat Islam yang bertadarus Al Qur'an, enggak cuman percaya dongeng2 Imam Mahdi vs Dajjal... :p

      Delete
  14. @ Muxlimo : Oiiaa... Mas. Saya gak khawatir koq jika ada yang bermaksud menyesatkan ummat Islam, lah wong ummat Islam yang kaffah akan selalu berdo'a dalam sholatnya dng bacaan Al Fatihah.

    Justru yang mengkhawatirkan adalah...jika masing2 kita menyesatkan diri sendiri.

    Wassalamu'alaikum.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya, generasi naruto saya maklumi :)

      Delete
    2. iya... generasi naruto, inuyasha, luffy one peace. Manga2 itu sama kerennya loh dengan dongeng "The Arrivals" :D

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...