Monday, 25 June 2012

Paling Indonesia? Ini Dia...

Bismillahirrohmaanirrohiim...

Pasti ada yang ngira postingan ini saya ikutkan kontes blog "Paling Indonesia" ya? Haha... lah emangnya gue blogger kacangan apah? *ups... siap siap digebukin blogger yang gila kontes, tuh tuh... udah ada yang melotot, tuh tuh... ada yang ngacungin pentungan, ada yang ngasah pisau malah... Woiii ampyuuuun, jangan misunderestimate dong ah :p (misuderestimate ki opooo?... mbuh!).

Santai kawan, kita bukan bangsa anarkis kan? kita bangsa beradab dimana perbedaan adalah sesuatu yang dijunjung tinggi untuk bersinergi membangun peradaban, perbedaan yang menambah luasnya khasanah intelektual, tentu saja perbedaan yang bertanggung jawab bukan asal beda maupun beda dari asal. Begitupun ketika saya melemparkan wacana "blogger kacangan" untuk teman teman blogger yang gila kontes-kontesan namun mengesampingkan visi dan misi dari sebuah kontes dimana penyelenggara kontes tentu saja pasti mempunyai tujuan mulia. Lalu, apakah kita harus selektif ketika hendak mengikuti sebuah kompetiblog? Harus!, tentu saja pertimbangan kita juga berbeda tentunya. Ah... lupakan untuk soal perbedaan cara pandang ini, kita kembali ke persoalan saja tentang apa sih sesuatu yang paling Indonesia?.

Berdasarkan data dari Sensus Penduduk terakhir (tahun 2010) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (http://dds.bps.go.id/eng/index.php), Negara kita terdiri dari 33 provinsi dan diketahui jumlah suku di Indonesia sebanyak 1.128 suku bangsa. Dengan beragam suku bangsa ini tentu saja masing-masing suku berlomba lomba memberi konstribusi dalam menentukan apa yang paling Indonesia. Maka tak heran jika ada yang berpendapat bahwa batik adalah paling Indonesia, ada juga yang mengatakan bahwa nasi goreng itu paling Indonesia, nasi padang paling Indonesia, pariwisata Bunaken itulah yang paling Indonesia, dan masih banyak wisata, budaya, kuliner daerah tertentu itulah yang paling Indonesia, atau mungkin semangat gotong royong juga paling Indonesia. Wajar... karena inilah yang sudah pernah kita alami sejak Negeri ini berdiri, itulah mengapa  para Founding Father kita mengenalkan semangat "Bhineka Tunggal Ika", bahwa walaupun berbeda beda namun kita tetap satu adanya.

Apa sih "sesuatu" yang paling Indonesia, sesuatu yang ketika mendengar atau melihat masyarakat dunia langsung berkata "Ooow... dari Indonesia, kan?" (wekekek, emang ada orang manca bisa bilang "ooow" gitu?). Untuk menelusuri ini sebenarnya dibutuhkan survey, bagi yang punya kenalan orang mancanegara tentu bisa bertanya :
what do you know of Indonesia?;
ma dzaa ta'rif min indunisiya?;
wat weet je van Indonesië?;
 τι ξέρετε από την Ινδονησία?; 
¿qué sabe usted de Indonesia;
que savez-vous de l'Indonésie?;
Untuk bahasa lainnya digugeltranslet ndiri yaaa... haha :D

Lalu apa yang paling Indonesia? kalau menurut saya sih ini nih... Garuda!

original picture : Pasar Kreasi
“ Ik ben Garuda, die zijn vleugels uitslaat hoog boven uw eilanden”
“Aku adalah Garuda,  yang membentangkan sayapnya menjulang tinggi diatas kepulauanmu”
“I am Garuda, spreading my wings high above your islands.”


Hehe... keren kan?, Indonesia bang'geth getooo. Sebelum kawan kawan dari luar sono mendikte kita tentang "sesuatu" yang paling Indonesia (takutnya entar malah pada nyebutin, korupsi! negeri kere! orangnya dekil!) parah kan?. So... ada baiknya dong kalo kita dulu yang menentukannya, "sesuatu" yang jika disebutkan ataupun sekilas dipandang langsung mengingatkan pada sebuah negeri yang indah mempesona, kaya budaya, kaya dengan genius local, dan kaya dengan peradaban, dan yang pasti semangat Bhineka Tunggal Ika menjadikan kita disegani dunia. Di India juga ada loh garuda,  namun secara fisik garuda di sana setengah manusia setengah burung. Sangat berbeda dengan garuda Indonesia yang spesial ini, begitu simpel, gagah berwibawa dan kesatria. Wuiiih... sampai sampai para desainer dari Armani sempat mengeluarkan desain kaos yang terinspirasi dari lambang Negara kita, Garuda. Masih ingat kasus ini, kan? mereka memberi label Armani Exchange (A|X). 
Modifikasi dari Garuda Indonesia yang mengundang pro-kontra

Jejak Kepak Sayap Garuda

Untuk menelusuri mengapa burung Garuda menjadi lambang Negara Indonesia bisa kita pelajari dengan gugling, koq. Jadi rasanya tidak harus saya paparkan panjang lebar deh, mungkin video dari Mbak Yutub (http://www.youtube.com/watch?v=ReOU20bt6j0) bisa mempersingkat rasa ingin tahu kita.

Jadi ceritanya setelah secara de jure negeri kita merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945,  tentu saja dibutuhkan "Dasar Negara", "Bendera Negara", "Lagu Kebangsaan" dan termasuk "Lambang Negara", pada tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis Muhammad Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M A Pellaupessy, Moh Natsir, dan RM Ng Poerbatjaraka sebagai anggota.
Rancangan yang diterima oleh panitia adalah karya Sultan Hamid II (Sultan Syarif Abdul Hamid Alkadrie) dari Pontianak, Kalimantan Barat. Berikut sketsa awal mulanya hingga menjadai gambar yang sekarang.

Semangat dan Filosofi Garuda

Ada sumber menarik yang bisa kita pelajari dari semangat dan filosofi "Garuda" selengkapnya bisa kita simak di http://www.busetforum.co.cc/t120-pancasila. JIka kita ambil poin pentingnya sih begini... Garuda adalah burung yang penuh percaya diri, energik dan dinamis. Ia terbang menguasai angkasa dan memantau keadaan sendiri, tak suka bergantung pada yang lain. Garuda yang merupakan lambang pemberani dalam mempertahankan wilayah, tetapi dia pun akan menghormati wilayah milik yang lain sekalipun wilayah itu milik burung yang lebih kecil.

Burung garuda yang juga punya sifat sangat setia pada kewajiban sesuai dengan budaya bangsa yang dihayati secara turun temurun. Burung garuda pun pantang mundur dan pantang menyerah. Legenda semacam ini juga diabadikan sangat indah oleh nenek moyang bangsa Indonesia pada candi dan di berbagai prasasti sejak abad ke-15. Dengan demikian lambang burung garuda itu semakin gagah mengemas lengkap empat arti visual sekaligus, yaitu makna filosofis, geografis, sosiologis, dan historis.

Burung Garuda : Antara Mitos dan Fakta

Para ahli biologi sih berpendapat bahwa burung Garuda hanyalah mitos atau legenda  (http://www.forumsains.com/biologi/tanya-coba/), namun ada satu spesies yang secara fisik mendekati dengan burung yang satu ini. Menurut situs resmi Kementerian Kehutanan yang beralamat http://ppid.dephut.go.id/sambutan_menhut_konservasi_garuda.html, burung yang identik dengan Garuda adalah elang jawa, semula bernama latin Spizaetus bartelsi namun kini direvisi menjadi Nisaetus bartelsi. Spesies ini menjadi salah satu satwa langka yang perlu di lindungi.
Nisaetus bartelsi identik dengan burung Garuda?
Selanjutnya berpulang pada kita, apakah lambang negara Garuda akan menjadi sekedar mitos dan legenda? karena kenyataannya mitos atau legenda secara psikologi mampu memotivasi diri untuk menjadi manusia yang berkarakter, apapun "Paling Indonesia" yang kita rumuskan jangan lupakan bahwa kita satu kesatuan. Dan berikut adalah gambaran karakter Bangsa yang sedang kita perjuangkan.

KONGA : Kontingen Garuda (Pasukuan Perdamaian PBB)
Garuda Indonesia Airlines
Garuda Wisnu Kencana
Garuda di Dada Kita
So... setuju nggak sih jika kata/ gambar Garuda adalah "sesuatu" yang paling Indonesia?
Semoga bermanfa'at.

33 comments :

  1. kalau saya gak setuju sampean mau apa? mau ngasah golok juga? hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wekekek, nesu... nesuuuu...
      Terkadang amarah lebih baik dari putus asa loh, Kang ;). Keburukan saya ya gitu, mancing kemarahan :p

      Delete
  2. Sam, sy ada award buat kamu nih

    ISTIMEWA Dan TERISTIMEWA, Terimakasih...


    diterima yah, makasih :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wowww... Makasih, kak Syam ;) Okeh deh... Segera dipajang.

      Delete
  3. hei kak Haris, untuk bisa ikutan lomba blog paling Indonesia, gak menyertakan akun Facebook maupun twitter gak apa2 kog. Coba di check formulir pendaftarannya. Kolom FB sama twitter gak wajib diisi!
    Yuuk ikutan.
    :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha... capa cie ni....
      Oooow... gituh ya. Lah terus sy harus buat postingan baru ato cukup ini ajah yang direvisi? Pingin berpartisipasi sih, soalnya... Ini kan acara tahunan ya?

      Makasih kunjungan dan informasinya....

      Delete
    2. haha, udah direvisi ternyata.
      :)
      hayoo, siapa aku, bradaa Haris Samaranji?

      Delete
    3. Sist Enha?...
      Enggak ikut kontes yang ini juga? Haha... :D

      Delete
  4. hmm kalau menurutku sih yang paling Indonesia itu makanannya, tempe baso nasi goreng kerupuk semua enaakk *lho koq kaya Mr. Obama :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pantesan kak Nufa tambah ndut :p

      Delete
    2. ga koq saya mah langsing :P

      Delete
  5. Aku bar ndaftar... ra nganggo FB dan Tuwiter ki...
    Dibenerin aja dilengkapin, didaftarin deh. Semoga menang ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kok, di tOCnya gak ada persyaratan harus punya akun FB atau twitter. Lha di form pendaftaran juga gak ada isian hatus melengkapi dengan FB dan Twitter..

      Yukk..ikutan dunk, biar tambah rame

      Delete
    2. @ Una : Okeh... thank's...

      @ Mbak Rie : Iya baru nyadar kalo itu bukan syarat wajib. Okey, Mbak. Makasih

      Delete
  6. saya setuju sob, itu salah satu pemersatu kita, contohnya aja suporter spak bola

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak setujuh, gak tak komentari balik loh... :D

      Delete
  7. bagi tempalte blog keren saya..

    ReplyDelete
  8. kui masih ada yang kurang lhoo..
    kenapa batu garuda yang di belitung gak disertakan? haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo tak tulis semua malah jadi buku dong, Mbakyuuu :p

      Delete
  9. waw lengkap bgt artike nya.....
    di tambah gambar2 nya yg bagus2......
    poko nya yg punya blog Juga Indonesia bgt dehh..^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih... sayangnya bukan foto hasil sendiri :(

      Delete
  10. kalau koruptor termasuk jenis manusia yang paling indonesia gak ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan dari survey yang dilakukan oleh transparency.org, sebuah badan independen dari 146 negara, tercatat data 10 besar negara yang dinyatakan sebagai negara terkorup,
      1. Azerbaijan
      2. Bangladesh
      3. Bolivia
      4. kamerun
      5. INDONESIA
      6. Irak
      7. Kenya
      8. Nigeria
      9. Pakistan
      10. Rusia.
      Jika negara kita mau menyuap "transparency.org" pasti deh bukan termasuk negara terkorup. :p

      Delete
  11. kenapa gatuda nolehnya ke kanan teruss?? hayooo jawab,,, :)) :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayah... nulis garuda salah :p
      Nolehnya ke kanan? Mmmph... sebelah kirinya ada kamyu, malu kaleee. :D

      Delete
  12. menurut saya yang paling indonesia dari indonesia ya indonesia itu sendiri..

    hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi... tadinya sempet mikir gitu, tapi kita harus menerima kenyataan bahwa "nama" Indonesia bukan karya anak bangsa, tapi dari mister James Richardson Logan, selengkapnya : http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_nama_Indonesia

      Kalo Garuda? Jelas nama yang dihasilkan dari para putra bangsa dooong :D

      Delete
  13. Garuda simbol negara Indonesia yang selalu ada di lingkungan sekolah.
    Mampir di blogku dan beri komentarmu juga ya
    Budaya Gotong-royong Lekat dan Identik Dengan Indonesia /

    ReplyDelete
  14. @ MAs Bowo : setujuh, MAs ;)

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...